Diselimuti Pasir Gurun Sahara, Langit Eropa Berubah Orange

Langit Eropa berubah orange

Foto-foto dari Prancis menunjukkan langit sejumlah kota berwarna oranye di atas lapisan salju saat angin berpasir dari gurun Sahara, yang dikenal sebagai sirocco, melintasi Eropa beberapa minggu lebih awal dari yang diperkirakan.

Sementara foto-foto pemandangan menakjubkan itu beredar di media sosial, pada Sabtu (6/2), warga Prancis sebenarnya cukup terbiasa dengan fenomena tahunan tersebut.

Surat kabar Prancis, Le Parisien menulis bahwa fenomena angin berpasir itu “tidak terlalu jarang”, tetapi merupakan kejadian yang luar biasa karena muncul di awal tahun, jauh lebih awal dari biasanya.

Sirocco biasanya tiba pada April, dan menyebabkan kenaikan suhu saat melewatinya, demikian diwartakan RT.

Bagian selatan dan tenggara Prancis dilaporkan paling terpengaruh sejauh ini, tetapi langit oranye juga menyebar ke seluruh negeri pada Sabtu.

Pengguna media sosial berbondong-bondong ke Twitter untuk memposting gambar langit, dengan beberapa bidikan paling menakjubkan yang menampilkan aura gurun di atas lanskap bersalju. Video bahkan menunjukkan bahwa beberapa lereng ski telah berubah menjadi “lanskap Mars” saat pasir menutupi es dan salju. Foto juga menunjukkan beberapa bagian Swiss yang terkena pasir. Ahli meteorologi Paul Marquis mengatakan kepada France Bleu bahwa kedatangan sirocco di awal Februari, bukan April, adalah “bukti” perubahan iklim. Tetapi, outlet itu melaporkan bahwa angin berpasir juga membawa dampak positif, termasuk “menyehatkan tanah” dan baik untuk “kebun sayur

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp