Disdik Tangerang Berhati-hati Laksanakan PTM PAUD-SD

Ilustrasi PTM.

TANGERANG-  Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang mengaku sangat berhati-hati menentukan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SD yang direncanakan mulai tanggal 27 September 2021 mendatang.

Hal ini mengingat hampir semua peserta didik untuk tingkat PAUD hingga SD masih belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 seperti yang peserta didik tingkat SMP dan SMA.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, saat dihubungi, Minggu (19/9).

“Kami belum melakukan persiapan untuk SD dan TK, karena saat ini kita fokuskan untuk SMP saja dulu. Selanjutnya baru SD dan TK karena untuk peserta didik tingkat PAUD dan SD kan belum divaksinasi, dan itu yang membuat kami harus ekstra hati-hati menerapkan PTM untuk tingkat pendidikan di bawah SMP,” ungkap Jamaludin.

Ditambahkan Jamal, pihaknya juga mengkhawatirkan adanya kerumunan di dalam kelas dan sekolah untuk tingkat PAUD hingga SD. Lantaran kondisi anak-anak sangat rentan berkerumun bila tidak ada pengawasan ekstra dari pihak sekolah dan Satgas Covid-19.

“Kalo kondisi psikis anak PAUD hingga SD kan berbeda yah dengan siswa SMP dan SMA yang sudah beranjak dewasa dan mampu diberikan edukasi tentang bahaya Covid-19. Nah anak SD apalagi PAUD dan TK itu yang paling rawan karena kan masih anak-anak banget. Makanya perlu pengawasan ekstra baik dari pihak sekolah, guru, orang ua dan juga Satgas Covid-19. Makanya nanti kita akan evaluasi dahulu untuk tingkat SMP-nya dahulu kalo selama dua minggu hasilnya baik, Insya Allah PTM buat PAUD hingga SD kita bisa laksanakan tanggal 27 September mendatang,” lanjutnya.

“Kita akan berkoordinasi dengan satgas di tingkat kecamatan dan kelurahan, karena pelaksanaan PTM itu harus izin ke pihak Kecamatan dan kelurahannya. Apakah zona di wilayah itu sudah memungkinkan digelarnya PTM atau belum.

Makanya semua stakeholder akan kita libatkan termasuk orangtua/wali muridnya karena kita ingin penyelenggaraan PTM siswa dan tenaga pendidiknya tetap sehat dan tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, dan saya juga berharap orang tua juga bersabar,” tegasnya.

Sementara itu, sejumlah orang tua dan wali murid di Kota Tangerang mengaku resah dengan belum dimulainya PTM Terbatas untuk tingkat pendidikan PAUD-SD. Padahal di beberapa kota lain, PTM terbatas untuk siswa PAUD hingga SD sudah diselenggarakan.

Hal itu dirasakan Wanda seorang orang tua dari siswa yang mengenyam pendidikan di tingkat SD.

“Saya bukannya enggak khawatir dengan kondisi Covid-19, tapi dengan kondisi belajar online begini, bukan cuma anak yang tersiksa, tapi orangtua juga harus mau tidak mau ikut sibuk mengajarkan anak yang belajar daring, karena belum tentu orangtua yang anaknya sekolah mengerti apa yang ajarkan melalui proses pembelajaran daring,” keluh Wanda.

“Saya juga berharap Pemkot Tangerang mau mengizinkan anak SD bisa PTM Terbatas kayak SMP dan SMA. Dan kami yakin dengan penerapan protokol kesehatan ketat yang dilakukan di sekolah ditambah apa yang kita ajarkan sama anak tentang bahaya Covid-19 akan bisa dicerna anak-anak kita. Dan mohon juga sama pemerintah untuk menekan kekhawatiran kita, kita juga mau anak SD kebawah bisa divaksinasi Covid-19 biar PTM bisa segera digelar,” tandasnya. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp