Didera Skandal Pelecehan Seks, Gubernur New York Tolak Mundur

Andrew Cuomo

NEW YORK- Gubernur New York, Andrew Cuomo mengatakan dirinya tidak akan mengundurkan diri karena skandal pelecehan seksual yang menderanya. Dia pun meminta warga Amerika menunggu hasil penyelidikan independen atas perilakunya.

Dalam sambutan publik pertamanya sejak tiga wanita menuduhnya melakukan perilaku yang tidak pantas, Cuomo meminta maaf atas tindakannya tetapi menolak untuk mundur dari jabatannya, setidaknya sampai penyelidikan memberikan temuannya.

“Saya tidak akan mengundurkan diri,” kata pria berusia 63 tahun itu kepada wartawan pada Rabu (3/3) waktu setempat. “Saya akan melakukan pekerjaan yang mana rakyat negara bagian telah memilih saya untuk melakukannya,” imbuhnya seperti dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (4/3).

Politikus Partai Demokrat itu menjadi bintang nasional musim semi lalu karena keberhasilannya menangani pandemi Korona di New York. Tapi gubernur tiga periode itu kini terpojok, dengan para anggota partainya sendiri bergabung dengan Partai Republik untuk menyerukan pengunduran dirinya.

Cuomo mengatakan bahwa dia sekarang mengerti bahwa cara dia bertindak telah membuat para wanita merasa “tidak nyaman”.

Dia meminta warga New York untuk menunggu hasil penyelidikan sebelum “membentuk opini atas tuduhan tersebut.”

Pekan lalu mantan asisten, Lindsey Boylan membeberkan kontak fisik yang tidak diinginkan dari Cuomo ketika dia bekerja untuk pemerintahannya, dari 2015 hingga 2018.

Boylan (36) menuduh bahwa Cuomo telah memberinya ciuman di bibir, menyarankan agar mereka bermain poker telanjang dan “berusaha keras untuk menyentuh punggung bawah, lengan dan kaki saya.”

“Saya tidak pernah menyentuh siapa pun secara tidak pantas,” kata Cuomo, mengulangi bantahan yang dia berikan dalam sebuah pernyataan akhir pekan lalu.

“Saya tidak pernah tahu pada saat itu bahwa saya membuat orang merasa tidak nyaman,” imbuhnya.

Beberapa hari setelah tuduhan Boylan, mantan asisten lainnya, Charlotte Bennett, mengatakan kepada The New York Times bahwa Cuomo melecehkannya secara seksual tahun lalu.

Bennett (25) mengatakan bahwa Cuomo mengatakan kepadanya pada bulan Juni 2020, bahwa dia terbuka untuk berkencan dengan wanita berusia 20-an tahun, dan bertanya apakah menurutnya usia membuat perbedaan dalam hubungan romantis.

Sementara Cuomo tidak pernah mencoba menyentuhnya, “Saya mengerti bahwa gubernur ingin tidur dengan saya, dan saya merasa sangat tidak nyaman dan takut,” kata Bennett.

Dalam tuduhan ketiga, Anna Ruch (33) mengatakan kepada The New York Times bahwa Cuomo telah meletakkan tangannya di punggung bawahnya – yang dia singkirkan – dan bertanya apakah dia bisa mencium Ruch saat resepsi pernikahan pada September 2019.

Surat kabar itu menerbitkan foto yang menunjukkan Cuomo memegang pipi Ruch yang tampak tidak nyaman.

Cuomo mengatakan publik bisa menemukan “ratusan gambar” dirinya berciuman dengan pria dan wanita.

“Itu cara menyapa saya yang biasa,” katanya, seraya menambahkan bahwa itu juga cara ayahnya, Mario Cuomo, yang juga pernah menjadi Gubernur New tiga periode York, menyapa orang. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp