International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Demi Bayinya, Ibu Ini Rela Bertarung dengan Tangan Kosong Lawan Harimau  

Seorang ibu melawan harimau dengan tangan kosong demi menyelamatkan bayinya.

Seorang wanita yang tinggal  di negara bagian Madhya Pradesh, India tengah, menderita luka serius setelah bertarung melawan seekor harimau dengan tangan kosong. Hal itu dilakukannya demi menyelamatkan bayinya yang baru berusia 15 bulan.

Archana Choudhary bergulat dengan harimau dengan tangan kosong selama beberapa menit sebelum penduduk desa mendengar teriakan minta tolong dan ikut membantunya.

Ibu dan bayinya itu pun segera dilarikan ke rumah sakit. Serangan itu terjadi pada Minggu (4/9) di pinggiran Cagar Harimau Bandhavgarh.

Dalam serangan itu, sang ibu bernama Archana Choudhary dan bayinya diketahui sedang berada di ladang ketika seekor harimau keluar dari semak-semak dan menyerang bayi itu.

The Times of India melaporkan bahwa harimau itu menancapkan giginya ke kepala bayi dan mencoba menarik anak itu ketika sang ibu turun tangan dan berusaha melawan harimau itu. Jeritan minta tolongnya menarik penduduk desa dari daerah terdekat yang mencapai tempat itu dengan tongkat dan mengusir harimau itu.

Sang ibu dilaporkan dalam kondisi paru-parunya tertusuk dan luka dalam di tubuhnya. Sedangkan putranya memiliki luka di kepalanya.

Seorang dokter mengatakan kepada BBC Hindi bahwa luka di tubuh anak itu tidak terlalu serius. Namun sang ibu mengalami luka serius.

Ahli bedah sipil Dr Misthi Ruhela di kota Jabalpur mengatakan bahwa ibu dan anak tersebut dirawat di unit perawatan intensif dan telah diberikan suntikan anti-rabies.

Serangan harimau ini diketahui telah menyebabkan kepanikan di antara penduduk desa.

Seorang pejabat kehutanan mengatakan kepada wartawan bahwa tantangan terbesar bagi departemen tersebut adalah menemukan dan menangkap harimau yang tersesat di desa tersebut.

Pejabat senior pemerintah Sanjeev Srivastava mengatakan kepada BBC Hindi bahwa pengaturan juga sedang dibuat untuk memastikan lebih banyak harimau tidak melarikan diri dari cagar alam.

Serangan hewan terhadap orang-orang yang tinggal di sekitar cagar harimau bukanlah hal yang aneh. Penduduk desa yang berbicara dengan BBC Hindi mengatakan selain harimau, gajah juga telah memasuki desa dan merusak tanaman mereka.

Di seluruh India, orang-orang yang tinggal di daerah yang dekat dengan hutan dan taman nasional telah menyaksikan peningkatan konflik manusia-hewan. Para ahli mengatakan ini karena urbanisasi yang cepat menghancurkan habitat alami, memaksa hewan memasuki desa dan kota untuk mencari mangsa dan tempat berlindung. ***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga