Deltomed Luncurkan Produk Herbal yang Bantu Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Apt Drs. Victor S. Ringoringo dan dr. Inggrid Tania dalam webinar yang dipandu oleh Chyntia Octaviani.

JAKARTA—Di tengah situasi pandemi, umat Muslim di Indonesia tetap antusias dalam menjalankan ibadah puasa. Meski begitu, mereka yang menjalankan ibadah puasa harus tetap menjaga kesehatan dan kekebalan tubuhnya.

        Menurut Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si (Herbal) selama berpuasa, kekebalan tubuh seseorang dapat menurun akibat berkurangnya asupan nutrisi dan dehidrasi.

“Agar ibadah puasa berjalan dengan lancar, masyarakat disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang saat sahur dan berbuka puasa. Komposisi menu sahur dan berbuka yang baik adalah mengandung karbohidrat, protein dan lemak yang disesuaikan dengan angka kecukupan gizi (AKG) masing-masing. Jangan lupa konsumsi banyak sayur dan buah untuk memenuhi kebutuhan serat harian,” jelas dr Inggrid Tania dalam Webinar – Press Launch Antangin Habbatussauda, yang digelar PT Deltomed Laboratories, di Jakarta, Kamis (15/4).

Lebih lanjut dr. Inggrid menambahkan, konsumsi herbal habbatussauda, meniran dan jahe juga bisa menjadi alternatif bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan nutrisi dan meningkatkan imunitas di bulan Ramadan.

Menurutnya, Habbatussauda atau jinten hitam sudah dikenal khasiatnya sebagai penyembuh segala penyakit di kalangan umat Muslim. Habbatussauda kaya akan nutrisi antara lain karbohidrat, protein, lemak serta vitamin A, B1, B6, C dan E.

Dan Habbatussauda termasuk dalam kelompok imunostimulan fitogenik dengan kandungan thymoquinone yang berfungsi membentuk dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Kemudian meniran adalah herbal yang tumbuh liar dan sering ditemui di alam bebas. Meski begitu, meniran sangat populer sebagai obat herbal karena kandungan zat aktif phyllanthin dan flavonoid di dalamnya yang berfungsi sebagai imunostimulan atau mengoptimalkan fungsi pertahanan tubuh.

Sementara itu, jahe mengandung nutrisi yang cukup lengkap yaitu magnesium, vitamin C dan B6, fosfor, tembaga, besi dan kalsium. Minyak atsiri yang terdapat dalam jahe memberikan sensasi hangat ke seluruh tubuh, serta efektif meredakan masuk angin.

Selain konsumsi herbal dan makanan bernutrisi tinggi, tambah dr Inggrid lagi, masyarakat juga dianjurkan untuk perbanyak minum air putih, tidur cukup, olahraga teratur, kurangi konsumsi gula berlebih, serta kelola stres agar daya tahan tubuh tetap terpelihara baik.

Kebutuhan akan herbal habbatussauda, meniran dan jahe yang dapat menjadi alternatif dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi dan meningkatkan imunitas di bulan Ramadan tersebut sudah bisa didapatkan dalam sirup herbal Antangin Habbatussauda besutan PT Deltomed Laboratories.

 Sirup herbal ini mengandung habbatussauda (jinten hitam), meniran dan jahe yang berkhasiat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengatasi masuk angin.

“Antangin Habbatussauda mengandung 100% herbal habbatussauda, meniran dan jahe yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengatasi masuk angin. Antangin Habbatussauda yang baru diluncurkan in sudah mendapatkan Izin Edar dari Badan POM RI dan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia,” kata Chief Business Development and R&D PT Deltomed Laboratories, apt. Drs. Victor S. Ringoringo, S.E., M.Sc., di kesempatan yang sama.

        Menurutnya Antangin Habbatussauda dapat dikonsumsi oleh anak, dewasa dan lansia. Untuk memelihara daya tahan tubuh, sebaiknya konsumsi 1 sachet Antangin Habbatussauda pada saat sahur, dan 1 sachet lagi saat berbuka puasa. ***

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp