Covid India Tembus 18 Juta, 600 Jasad Sehari Dikremasi

NEW DELHI– Kasus Covid-19 di India terus bertambah hingga mencapai 18 juta hari ini, Kamis (29/4). Krematorium New Delhi pun dikabarkan mengkremasi lebih dari 600 jenazah setiap hari selama sepekan terakhir.

North Delhi Municipal Corporation (NDMC) mengatakan bahwa jumlah itu dua kali lipat dari angka kematian akibat corona yang diumumkan pemerintah New Delhi.

“Ya, kematian yang dilaporkan sekitar 300 orang tetapi kami pasti mengkremasi lebih dari 600 jenazah setiap hari. Mereka sengaja tidak melaporkan jumlah kematian sebenarnya,” kata Wali Kota NDMC, Jai Prakash, kepada wartawan.

Berdasarkan data dari tiga krematorium di ibu kota, Prakash mengklaim bahwa pada Senin pekan ini, Delhi telah mengkremasi 631 jasad dan melakukan 22 pemakaman jenazah.

“Kami mulai menerima jenazah sejak pagi hari dan mereka terus berdatangan satu demi satu. Kami harus menutup layanan kremasi di malam hari. Jika tidak, orang akan terus mengirim jenazah, bahkan setelah hari gelap,” ucap salah satu pengurus krematorium Nigambodh Ghat, Suman Kumar Gupta.

Nigambodh Ghat merupakan krematorium terbesar di New Delhi. Gupta menuturkan krematoriumnya itu telah mengkremasi lebih dari 90 jenazah setiap hari sejak 19-25 April.

Operasional lembaga krematorium yang terus meningkat mendorong Prakash mengeluarkan permintaan resmi agar pasokan kayu bakar bisa tetap stabil.

“Mohon berikan arahan yang sesuai kepada kementerian kehutanan sehingga krematorium dapat terus melakukan pekerjaan mereka tanpa gangguan dan keluarga yang berduka tidak mendapat masalah apa pun,” tulis Prakash dalam surat tersebut.Melalui sebuah surat kepada Kepala Menteri Delhi, Arvind Kejriwal, Prakash meminta pemerintah pusat ibu kota bisa memastikan pasokan kayu bakar tetap tersedia.

India menjadi sorotan lantaran tengah dilanda gelombang ke dua pandemi korona yang dinilai lebih ganas.

Varian virus korona baru yang diperparah dengan sikap abai warga terhadap protokol kesehatan dinilai menjadi faktor utama jumlah peningkatan drastis kasus Covid-19 di India dalam sebulan belakangan.

Rumah sakit di India mulai kelabakan melayani pasien yang terus berdatangan. Banyak pasien akhirnya dirawat di luar rumah sakit atau terpaksa pulang.

Sementara itu, pasokan oksigen cair di berbagai rumah sakit juga mulai menipis. Para dokter sampai-sampai meminta bantuan melalui berbagai media sosial agar pasiennya dapat bertahan.

Jumlah korban nyawa akibat Covid-19 di India pun terus bertambah. Hingga Kamis (29/4), India sudah melaporkan 18,3 juta kasus corona dengan 204.832 kematian.

Sementara itu, New Delhi sebagai salah satu titik penularan korona terparah di India melaporkan 381 kematian akibat korona dalam sehari.***

Frans Gultom

Frans Gultom

Tulis Komentar

WhatsApp