International Media

Minggu, 2 Oktober 2022

Minggu, 2 Oktober 2022

Comeback Luar Biasa Real Madrid

Pemain Real Madrid merayakan kemenangan di markas Sevilla.

SEVILLE – Real Madrid berhasil comeback dari ketertinggalan dua gol di markas Sevilla dalam lanjutan LaLiga. Los Blancos tampil gemilang di babak kedua untuk merebut kemenangan 3-2.

Dalam laga di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (18/4) dinihari WIB itu,  Los Nervionenses mampu memimpin 2-0 lebih dulu di babak pertama lewat Ivan Rakitic dan Erik Lamela. Namun Madrid bangkit di babak kedua untuk membawa pulang tiga poin lewat Rodrygo Goes, Nacho dan Karim Benzema.

Pelatih Carlo Ancelotti memuji semangat juang timnya  yang tidak ciut meski tertinggal dua gol. Ia menyebut Real Madrid tidak kehilangan rasa percaya diri. Pengalaman comeback melawan Paris Saint-Germain dan Chelsea membuat Madrid yakin mampu bangkit.

“Kemenangan yang sangat penting setelah babak pertama yang buruk. Babak kedua spektakuler buat kami. Kami menunjukkan komitmen, kepribadian, dan keberanian dari semua pemain. Kami terbiasa dengan ini karena tim ini mampu melakukan hal spesial. Kami tidak kehilangan kepercayaan diri saat tertinggal 0-2 dan pertandingan melawan PSG dan Chelsea membantu kami untuk percaya bahwa kami bisa comeback,” ujar Ancelotti seperti dilaporkan Marca.

Real Madrid semakin jauh meninggalkan rival-rivalnya di LaLiga. Madrid kini memimpin klasemen Liga Spanyol dengan 75 poin dari 32 laga. Sementara Sevilla ada di urutan ketiga.

“Semua orang menunggu Madrid terpeleset, tapi tim ini tidak melakukan hal seperti itu, karena mereka punya hati, karakter, dan kepribadian. Kami belum juara, tapi kemenangan ini jadi langkah bagus,” kata Ancelotti.

Di balik laga ini, banyak sorotan yang dianggap sebagai kontroversi. Eduardo Camavinga dianggap seharusnya mendapatkan kartu kuning kedua saat melakukan tekel kepada Anthony Martial di menit ke-39.

Wasit memutuskan itu bukan pelanggaran dan memberi Martial kartu kuning untuk reaksinya. Pemain pinjaman dari Manchester United tersebut kemudian ditarik keluar karena cedera.

Ancelotti menanggapinya dengan santai saja. “Satu-satunya yang terlewat adalah kartu merah untuk Camavinga. Namun, saya merasa sepertinya dia memenangkan perebutan bola, tapi saya tidak mau masuk ke sana. Saya sudah mengatakan apa yang ingin saya katakan,” kata Ancelotti.

Madrid memang bergantung betul dengan Benzema musim ini. Benzema lagi-lagi membuktikan bahwa dia dewa penyelamat Los Blancos.  Madrid sebenarnya sempat mencetak gol di menit ke-73 lewat Vinicius Junior tapi dianulir VAR karena handball.

Sebelum ini, Benzema melakukannya di leg kedua perempatfinal Liga Champions kontra Chelsea. Madrid yang unggul 3-1 di leg pertama dipaksa melakoni babak perpanjangan waktu setelah Chelsea unggul dengan skor serupa di waktu normal. Benzema lantas membuat gol pada menit ke-96 untuk membuat Real Madrid memimpin agregat 5-4 dan bertahan hingga laga usai.

Dengan dua gol dalam selama sepekan ini, pemain asal Prancis itu mempertajam catatan golnya menjadi 39 gol dari 39 pertandingan. Bahkan jika menengok 10 laga terakhir Benzema di seluruh kompetisi, ada 15 gol dan empat assist dibuatnya. Total, Benzema sudah membuat 25 gol di LaLiga, melewat catatan terbaiknya 24 gol di musim 2015/2016.

Dengan musim menyisakan enam pekan lagi, Benzema makin tak tergoyahkan di puncak El Pichichi, unggul 10 gol dari Enes Unal dan Raul de Tomas. Bahkan di daftar assist pun, Karim Benzema di posisi teratas dengan 11 buah, setara Ousmane Dembele.

Sementara Nacho menegaskan kemenangan ini tidak lebih dari sekadar tiga angka. Untuk menjadi juara LaLiga, Los Blancos masih punya enam laga yang harus dimaksimalkan dengan baik.

“Itu tidak berarti lebih dari tiga poin. Masih banyak laga yang tersisa, tetapi mengingat cara permainannya, itu mendasar pada level moral. Kami jauh lebih unggul di babak kedua,” kata Nacho kepada Movistar +.

Nacho,yang masuk di menit ke-81, tak bisa menjelaskan kenapa Madrid tertinggal dua gol lebih dulu. Dia cuma mengakui bahwa Sevilla sangat tampil menekan di paruh pertama.

“Kami kebobolan pertama di laga ini lewat tendangan bebas. Saya tidak tahu bagaimana mengatakannya kepada Anda. Sevilla menekan keras dan mereka bermain lebih baik di babak pertama. Kami jelas pantas merebut pertandingan ini,” tegasnya.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga