City Perpanjang Rangkaian Kemenangan

MANCHESTER  –  Manchester City memperpanjang rangkaian kemenangan usai  mengalahkan West Ham United, 2-1,  dalam lanjutan Liga Inggris,  di Etihad Stadium, Sabtu (27/2) malam WIB.

City  unggul lebih dulu lewat Ruben Dias. Tapi  keunggulan Man City sempat sirna usai dibobol Michael Antonio. Gol dari John Stones lantas menjadi penentu kemenangan Citizens.

John Stones (kiri). Foto: ist

Manajer Manchester City,  Pep Guardiola mengakui,  pertandingan berjalan ketat dan sulit. West Ham bertahan sangat rapat dan dalam,  mengincar Man City lewat serangan balik. Faktanya City  hanya berhasil mencatatkan tiga peluang on target, jumlah yang sama diukir sang tamu.

“Ini pertandingan yang sangat sulit. Mereka punya keunggulan fisik. Mereka punya pemain-pemain berkualitas dalam diri (Jesse) Lingard, (Pablo) Fornals. Setelah 45 menit, kami menyadari bahwa kami tidak akan melukis sesuatu yang indah. Babak kedua kami tampil jauh lebih baik. Tapi ketika Anda memainkan banyak pertandingan, di liga lalu di Liga Champions, ini normal. Kami beruntung bisa mendapatkan tiga poin,” ujar Guardiola seperti dilansir BBC (28/2/2021).

Ini adalah kemenangan ke-20 Man City secara beruntun di seluruh ajang, atau ke-14 secara berturut-turut di Liga Inggris.  Ia juga mengukir sebuah catatan pribadi yang impresif.

Buat Guardiola, itu adalah kemenangan ke-200 bersama City di semua kompetisi. Pria Catalunya itu cuma butuh 273 pertandingan untuk mencapainya. Ia telah memenangkan delapan trofi sejak bergabung dengan City pada 2016 silam. Dua di antaranya adalah gelar juara Liga Inggris.

“Pertama-tama, kami memiliki organisasi yang sangat kuat. Orang-orang yang menyenangkan, Staf hingga pemain. Tetapi ketika Anda mencapai apa yang telah dicapai klub ini dalam empat tahun, memenangkan banyak pertandingan, Anda harus memiliki pemain-pemain top,” ujarnya.

John Stones mengaku, timnya kesulitan menaklukkan West Ham United. Namun, pada satu sisi ia merasa senang bisa menjadi pahlawan kemenangan untuk timnya.

“Ya mereka memang membuat kami bekerja (keras) untuk itu. Banyak pujian untuk West Ham. Kami tahu apa tujuan mereka datang ke sini. Posisi mereka di klasemen berbicara dengan sendirinya. Mereka memberi kami permainan yang hebat. Kami harus berjuang hingga beberapa menit terakhir. Saya benar-benar puas,” ungkap Stones,  di laman resmi Man City

Meski begitu, Stones tetap memuji performanya dan rekan-rekannya yang mampu tampil tangguh. Walau mengalami kesulitan, tetapi mereka berhasil menaklukkan West Ham. “Kami menunjukkan karakter yang hebat sejak babak pertama dan babak kedua,” ujarnya.

Walau kalah, West Ham tampil cukup sulit. Penampilan  Jesse Lingard mendapat perhatian. Ia dinilai bisa unjuk gigi melawan Manchester City, yang biasanya kerap sulit dihadapinya.

Lingard menjalani peminjaman bersama West Ham di paruh kedua musim 2020/2021. Kembali dilatih David Moyes, pemain 28 tahun itu mampu bangkit dari keterpurukan, setelah cuma bermain tiga kali bersama MU sepanjang paruh pertama.

Satu gol The Hammers ke gawang City tercipta berkat peran Lingard, di mana pemain Inggris itu bisa membuat assist yang dikonversi Antonio menjadi gol. Satu assist itu jadi catatan historis bagi Lingard. Sebab, untuk pertama kalinya, ia bisa berperan dalam proses gol ketika menghadapi Man City.

Menurut data Transfermarkt, Lingard sudah 12 kali bertemu Man City di semua ajang, ketika masih berseragam MU. Namun, ia gagal membuat gol atau assist sama sekali.

Tambahan tiga poin dari laga kontra West Ham United membuat Man City kian kokoh di puncak klasemen Liga Inggris. Mengumpulkan 62 poin dari 26 laga. ***

 

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp