International Media

Sabtu, 21 Mei 2022

Sabtu, 21 Mei 2022

City Lakoni Laga Berat Kontra Atletico

MANCHESTER – Manchester City melakoni laga berat melawan Atletico Madrid pada leg 1 babak perempat final Liga Champions, yang berlangsung di  Etihad Stadium, Rabu (6/4)  mulai 02.00 WIB.

Pertemuan Pep Guardiola dan Diego Simeone sebagai pelatih masing-masing tim berpeluang menyuguhkan laga seru. Sebagai pelatih yang pernah menukangi Barcelona selama 4 musim di LaLiga sekaligus orang asli Spanyol, Guardiola sudah paham dengan karakteristik permainan anak asuh Simeone.  Dari pengalaman itu, ia diprediksi telah menyiapkan strategi jitu untuk menyingkirkan Los Rojiblancos.

Di sisi lain, Simeone sudah membuktikan kualitasnya. Atletico Madrid melangkah ke perempat final setelah mengalahkan Manchester United di babak 16 besar dengan agregat gol 2-1.

 Bagi Guardiola trofi Liga Champions untuk City, sangatlah penting. Pasalnya, ia belum memberikan gelar bergengsi di Eropa selama membesut tim asal Inggris tersebut

Musim lalu, eks  pelatih Bayern Muenchen itu nyaris saja mengangkat trofi UCL namun kandas di final dari sesama wakil Inggris, Chelsea.

Musim ini, Manchester City sudah melangkah hingga fase perempat final atau 2 tahap lagi menuju partai puncak UCL. Riyad Mahrez dan tim juga belum menemukan kesulitan yang cukup berarti selama mengarungi Liga Champions 2021/2022 sejauh ini.

City lolos fase knock-out dengan mudah sebagai juara Grup A dan mengungguli PSG, RB Leipzig, serta Club Brugge. Selanjutnya, klub sekota Manchester United itu menekuk Sporting CP (Portugal) lewat keunggulan agregat mencapai 5-0 pada babak 16 besar lalu.

Kini, Manchester City bakal diuji oleh tim dengan level yang sama. Laga kontra Atletico Madrid bisa menjadi ajang pembuktian bagi kualitas Guardiola. Kedatangan tim tamu yang lebih berpengalaman di pentas Eropa merupakan tantangan tersendiri untuk tuan rumah.

” Atletico melewati babak penyisihan grup yang sangat sulit dan melawan United di babak 16 besar selama 180 menit tampil lebih baik. Mereka bermain dengan caranya dan mampu memaksimalkan untuk meladeni permainan Anda. Kualitas yang mereka miliki bisa berpotensi mempersulit laga. Tapi paling penting, kami bermain dengan gaya yang kami miliki,” ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi UEFA.

Performa  pemain City sejauh ini masih cukup stabil dengan meraih 3 kemenangan dari 5 partai terakhir. Phil Foden dan kawan-kawan juga tetap berdiri di puncak klasemen Liga Inggris kendati hanya unggul 1 angka saja atas runner-up.

Jelang laga nanti, City menghajar Burnley 2-0 dalam penampilan away di Liga Ingggris, Sabtu (2/4). Maka, para pemain tuan rumah juga sedang panas dan berpeluang memaksimalkan kesempatan bermain di kandang sebelum melakoni laga tandang pada leg kedua mendatang.

Guardiola diprediksi bakal mengandalkan  Riyad Mahrez, Phil Foden serta Jack Grealish berpeluang dipasang di lini depan. Sedangkan Kevin De Bruyne, Rodri serta Bernardo Silva bakal beroperasi dari sektor kedua.

Sementara Atletico Madrid  boleh dibilang masih unggul pengalaman jika dibandingkan Man City. Di ajang Eropa, Los Colchoneros pernah dua kali runner-up Liga Champions (2013/2014 & 2015/2016). Selain itu trofi Europa League 2011/2012 dan 2017/2018 pernah disabet di bawah asuhan Diego Simeone.

Atletico  pun diprediksi sudah tahu cara untuk bisa melewati terjangan Manchester City dalam babak perempat final. Jelang laga, Atletico Madrid bahkan meraih hasil sempurna selama 5 partai terakhir di semua ajang sebelum terbang menuju Inggris.

Terbaru, Alavés menjadi korban terakhir setelah digasak Luis Suarez dan kawan-kawan lewat skor 4-1 di Stadion Wanda Metropolitano, Minggu (3/4) dinihari WIB dalam LaLiga 2021/2022.

“Kami harus berjuang keras melawan City. Mereka adalah salah satu favorit kuat untuk ajang ini. Namun kami berada di jalur yang bagus dan kami tidak perlu melihat capaian di LaLiga lagi. Misi lain ialah Liga Champions saat melawan tim yang luar biasa dan bermain sangat baik,” ucap Simeone, dikutip Marca.

Simeone berpotensi memasang duet João Félix dan Luis Suarez sebagai penyerang. Ia bisa saja lebih memperkuat sektor pertahanan dengan menampilkan 4 pemain sebagai bek di belakang.

Laga lainnya adalah Benfica melawan Liverpool. Duel ini juga diprediksi menarik, karena Benfica bakal mengerahkan kemampuan untuk memetik kemenangan di kendang.***

Vitus DP

Komentar