Cipinang Melayu Sempat Terendam Banjir hingga 1 Meter

Banjir di Cipinang Melayu.

CIPINANG MELAYU –  Hujan deras yang mengguyur kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur menyebabkan banjir hingga 1 meter. Namun saat magrib, Rabu,(14/4) banir mulai surut.

Salah seorang warga, Winarsih (54), warga RT012/RW03 mengatakan, genangan air mulai terjadi  Rabu sore hari jam 16.00 WIB hingga magrib. Hujan deras selama dua jam ini menyebabkan banjir setinggi 1 meter.

“Surutnya jam 1 malem. Setiap tahun memang seperti ini hujan pasti banjir, warga sudah waspada kaya mulai angkat-angkat barang ke lantai atas, dan jaga kondisi kesehatan,”kata Winarsih.

Sebagian warga mengungsi ke Masjid Al-Mukarobbin yang terletak di RW,03. kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur.

“Saya punya anak kecil, jadi setiap banjir pasti mengungsi ke atas kan takut airnya naik sampai 3 meter,” tutur Rubiyati.

Sementara Ketua RT10 / RW03, Suharto memberikan komentar terkait penanggulangan banjir dengan alat peringatan dini dari Kelurahan, RT dan RW menggunakan toa.

Setelah itu, warga mulai memindahkan alat transportasi nya seperti mobil, motor ketempat yang tinggi.

“Kurang lebih selama 7 jam banjir surut pukul 23.00 WIB. Banjir ini sudah biasa hanya sekitar 80 cm sampai 1 meter. Warga sudah dievakuasi Al Mukarobbin di RW 03. Karena kita membantu warga yang rumahnya tegenang banjir, namun jika warga memiliki lantai tingkat, maka tidak mengungsi. Jika tingginya sudah lebih dari 3 meter, kami sudah siapkan tali tambang secara mandiri agar mudah dievakuasi,” kata Suharto.

Ia pun menghimbau agar pemerintah cepat dalam melakukan normalisasi di sungai Sunterhulu. Hal tersebut guna mengurangi air masuk ke dalam pemukiman warga. “Berdasarkan angket masyarakat RT 10 mereka setuju untuk dilakukan normalisasi. Sebenarnya dari RW 12, kurang 1km lagi sampai jembatan, namun hingga kini belum ada kelanjutannya,” tutup Suharto.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp