Chelsea Vs Real Madrid, Siapa ke Final?

Laga Real Madrid kontra Chelsea di leg pertama yang berakhir 1-1. (foto: ist)

LONDON – Laga hidup mati bakal dilakoni oleh Chelsea  dan Real Madrid saat keduanya bentrok pada leg ke-2 semifinal Liga Champions 2020/21, yang berlangsung  di Stamford Bridge, Kamis (6/5) dinihari WIB.

Tak ada pemenang dari leg pertama di kandang Madrid pekan lalu, saat kedua tim bermain seri 1-1. Chelsea unggul lewat gol Christian Pulisic menit 14, dan anak-anak asuh Zinedine Zidane menyamakan kedudukan melalui gol sang bomber Karim Benzema menit 29.

Bicara kans lolos, Chelsea sedikit lebih bagus. Pasalnya, selain imbang, mereka juga mencetak gol tandang. Hasil imbang tanpa gol di  kandang sendiri sudah cukup untuk meloloskan pasukan Thomas Tuchel ke final. Namun, Madrid, yang merupakan rajanya kompetisi ini, tidak bakal mudah disingkirkan.

Thibaut Courtois serta Eden Hazard kembali ke Stamford Bridge, dan kali ini sebagai lawan. Meski gagal tampil optimal pada leg pertama, mereka tentu siap memberikan yang terbaik jika diberi kesempatan untuk turun di leg kedua nanti.

Chelsea maupun Madrid sama-sama telah memanaskan mesin untuk duel penentuan ini dengan kemenangan di liga masing-masing akhir pekan kemarin.

Chelsea  unggul 2-0 menjamu Fulham di Premier League. Kai Havertz memborong dua gol, sedangkan kiper Edouard Mendy lagi-lagi tampil solid untuk membawa Chelsea meraih clean sheet. Sementara itu, Madrid menang menjamu Osasuna di La Liga, juga dengan skor 2-0, melalui gol-gol Eder Militao dan Casemiro yang tercipta di menit-menit akhir.

Hanya saja, Chelsea diterpa kabar kurang menggembirakan. Mason Mount, pemain muda andalannya, bermasalah dengan punggung. Dia terancam absen di laga nanti.

Mount diketahui mengalami masalah pada punggungnya,  setelah terjatuh menghantam tanah dengan keras (punggungnya lebih dulu menghantam tanah) pada perebutan bola di laga menghadapi Fulham pada akhir pekan lalu.

 Mason Mount sendiri ditarik keluar dalam laga tersebut di pertengahan babak kedua dan digantikan oleh N’Golo Kante.  

Mason Mount merupakan pilihan utama Chelsea di lini serang, baik di era Thomas Tuchel atau era manajer sebelumnya, Frank Lampard. Sejauh musim ini, Mount sudah mencatatkan 48 kali penampilan di seluruh kompetisi, dengan sumbangan delapan gol dan delapan assist.

Dengan demikian Chelsea akan mengandalkan  Kai Haverts dan Timo Werner guna mengobrak-abrik pertahanan Madrid. Kedua tampil oke saat Chelsea menuai kemenangan atas Fulham.

Namun kabar kurang menyenangkan ternyata juga datang dari  kubu Real Madrid. Bek Raphael Varane diragukan tampil.  Pemain asal Prancis itu sebelumnya ditarik saat menghadapi Osasuna, Minggu (2/5) dinihari WIB. Varane digantikan Nacho di awal babak kedua.

Jika meragukan, maka Si Putih bakal dalam masalah. Sebab, kapten Sergio Ramos juga dalam pemulihan pascacedera. Meski ada kabar Ramos bisa dimainkan, namun belum ada kepastian dari pelatih Zinedine Zidane.  Artinya, Madrid tinggal punya Eder dan Nacho sebagai palang pintu. Situsi yang kurang ideal saat Madrid butuh kekuatan penuh menghadapi Chelsea.

Thomas Tuchel antusias menghadapi laga ini. Merujuk pada masa persiapan timnya, Tuchel mengaku suasana hatinya kini menyenangkan dan  hasil positif melawan membuat anak asuhnya cukup percaya diri menatap laga kontra Real Madrid.

“Kami punya dua sesi latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi Real Madrid, jadi ini menyenangkan. Saya sangat senang dengan tim ini di semifinal. Kami merasa siap untuk pertarungan besar dan saya cukup yakin bahwa kami memiliki penampilan hebat karena Real Madrid akan menyulitkan kami,” kata Tuchel di situs resmi klub.

Sementara di kubu Madrid, pelatih Zinedine Zidane mengatakan, timnya akan melakukan segalanya untuk keluar sebagai pemenang. “Kami  menuju leg kedua dengan ide untuk menang. Seluruh pemain yang ada sudah siap menjalankan tugasnya.  Chelsea sangat kuat, tetapi kami akan tampil lebih baik dari leg kedua,” ujar Zidane.***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp