Chelsea Layak Tampil di Final

Selebrasi pemain Chelsea usai Mason Mount (kanan) mencetak gol ke gawang Real Madrid. (Foto: ist)

LONDON –  Chelsea   melaju ke babak final Liga Champions usai menang 2-0 atas Real Madrid. Di partai puncak, Chelsea sudah ditunggu oleh sesama tim Inggris, Manchester City, yang sehari sebelumnya menyingkirkan Paris Saint-Germain.

            Dalam laga leg kedua semifinal di Stamford Bridge,  Kamis (6/5) dinihari WIB, Chelsea membuat Madrid tidak berdaya dengan skor 2-0, lewat gol Timo Werner di menit ke-28 dan  Mason Mount menit ke-85. The Blues pun unggul 3-1 secara agregat atas Los Blancos.

Laga itu berlangsung dalam tempo tinggi. Tim tamu lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 67,7 persen dibanding 32,3 persen milik tuan rumah .Namun, Chelsea dengan pressing mereka mampu melancarkan serangan cepat yang berbahaya.

Timo Werner saat mencetak gol pertama Chelsea ke gawang Real Madrid. (Foto: ist)

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, sangat senang dengan keberhasilan timnya  “Itu laga yang sulit di babak pertama ketika mereka banyak menguasai bola dan membuat kami menderita. Kami berbahaya dalam serangan balik, tetapi tidak pernah kehilangan keinginan atau rasa lapar untuk bertahan,” ungkap Tuchel, mengutip dari Marca.

 Lolos ke final merupakan yang kedua berturut-turut bagi Tuchel setelah sebelumnya mengantar Paris St. Germain menjadi runner-up pada 2019/20. Dilansir Opta, Tuchel merupakan pelatih pertama dalam sejarah Piala Eropa/Liga Champions yang menjejak final beruntun dengan tim yang berbeda.

“Saya sangat gembira karena kami bisa mencapainya. Saya sangat bersyukur bisa menjalani hidup saya dengan sepakbola dan gairah ini sebagai profesi. Sangat bersyukur bisa melakukannya di level ini dan menjejak final lagi,” cetus Tuchel 

Pemain Real Madrid tampak lesu gagal ke final Liga Champions. (Foto: ist)

Chelsea mengincar trofi juara Liga Champions keduanya setelah memenanginya pada 2011/12 berkat kemenangan atas Bayern Munich di final. Tentu akan menjadi tantangan berat bagi Tuchel saat melawan City nanti.

“Tanya saya lagi pada empat hari sebelum final. Sekarang masih terlalu awal. Mungkin ada pemain yang cedera, atau pemain yang tampil jelek. Mudah-mudahan kami tiba dengan skuad yang lengkap karena ini belum selesai. Kami di final kompetisi ini dan ingin memenanginya,”  tandas mantan pelatih Borussia Dortmund ini  tentang laga final  yang akan dihelat di Atatürk Olympic Stadium, Istanbul, Sabtu (29/5).

Edouard Mendy tampil gemilang membendung serangan Real Madrid. Tuchel pun  tak segan memuji kiper 29 tahun ini, yang membuat lima penyelamatan. Dua yang terbilang krusial dilakukannya di babak pertama saat menggagalkan dua peluang Karim Benzema. “Dia punya tangan yang kuat, mental yang kuat. Pria yang baik. Saya senang dia menorehkan cleansheet lagi,” ujar Tuchel.

Sementara Mason Mount  tak bisa menutup rasa bahagianya  Bahkan ia langsung menyindir Toni Kroos, yang sempat membuat pernyataan jemawa pada konferensi pers pralaga itu. Mount merasa kesal karena Chelsea seperti diremehkan secara tersirat lewat pernyataan Kroos.

Pada pernyataannya, pemain berpaspor Jerman itu mengaku tidak pernah kesulitan tidur karena tidak ada tim yang mampu menyakiti mereka. Namun, dengan hasil ini, Mount langsung yakin bahwa Kroos akan kesulitan tidur setelah Madrid gagal ke final.

 “Saya melihat salah satu pemain mereka mengatakan sebelumnya bahwa ia tidak kurang tidur sebagai individu. Tetapi, sebagai sebuah tim, mereka perlu kehilangan waktu untuk memikirkan kami sebagai sebuah tim. Kami memberikan begitu banyak, kami bertahan untuk hidup kami,” ungkap Mount, mengutip dari CBS Sports.

Mount juga merasa Chelsea seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak.  “Saya tak bisa mengungkapkannya ke dalam kata-kata. Performa yang hebat malam ini. Ini berat, laga yang berat, kami bekerja keras.  Kami harusnya bisa mencetak lima gol. Tapi yang terpenting bisa menang. Kami ingin selalu menang di setiap laga,” kata Mount.

Di pihak lawan, pelatih Zinedine Zidane tetap bangga dengan timnya. Walau mengakui  Chelsea layak menang. “Para pemain tampil bugar.  Saya bangga. Namun kami bisa bilang bahwa, mereka pantas menang. Kami sudah berjuang dan berusaha tapi mereka pantas menang dan lolos,” ungkap Zidane seperti  dikutip BBC Sport.***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp