International Media

Selasa, 29 November 2022

Selasa, 29 November 2022

Chelsea Kecewa Gagal Kalahkan MU

Upaya Casemiro (kedua dari kanan) yang mencetak gol bagi MU, membuyarkan kemenangan Chelsea.

LONDON – Chelsea gagal mengalahkan Manchester United (MU) dalam lanjutan Premier League yang digelar di Stamford Bridge, Sabtu (22/10) malam WIB. Gol MU di masa injury time membuyarkan kemenangan tuan rumah.

Chelsea unggul berkat penalti Jorginho pada menit ke-87. Namun, kemenangan Chelsea yang sudah di depan mata buyar pada menit ke-90+4′. Casemiro mencetak gol balasan untuk MU. Bola sundulannya sempat ditepis Kepa Arrizabalaga dan membentur tiang, tapi tetap dinyatakan sah karena bola sudah sepenuhnya melewati garis gawang.

Hasil ini tentu membuat Chelsea kecewa. Namun melihat jalannya laga, satu poin dirasa cukup tepat.

 Tuan rumah memulai dengan tertekan, hingga Graham Potter sudah melakukan perubahan pada menit ke-36 dengan mengganti Marc Cucurella untuk Mateo Kovacic.

Situasi membaik buat Chelsea selepas perubahan, tapi secara keseluruhan Manchester United masih lebih banyak menebar ancaman. MU punya enam peluang on target, sementara Chelsea hanya dua plus satu kesempatan membentur mistar gawang.

Graham Potter mengakui timnya tak cukup cemerlang untuk berhak mendapatkan kemenangan, kendati kehilangan keunggulan di masa injury time tetap terasa menyesakkan.

“Mengecewakan karena kami unggul 1-0 jelang akhir pertandingan, tapi selama jalannya laga satu poin memang cukup tepat dan saya tak yakin apakah kami melakukan cukup hal untuk memenanginya,” kata Potter dikutip BBC.

Menurutnya seluruh pemain sudah memberikan segenap kemampuan. “Sungguh performa yang alot dari kami, berkembang banyak setelah 30 menit jadi kami akan menerima apa yang kami dapatkan. Kami tak bisa mendapatkan kendali yang cukup di tengah. Para pemain memberikan segalanya dan berkembang banyak dalam hal permainan, tapi kami menghadapi lawan yang bagus. Saya rasa sikap para pemain di lapangan sudah bagus, mereka memberikan segalanya di laga yang keras,” ujarnya.

Potter  juga mengakui kalau ada satu titik lemah The Blues yakni  lemah di lini tengah. “Kami tidak cukup bagus untuk mengontrol lini tengah. Kami lebih bagus bermain ketika melebar,” tuturnya.

Lini tengah Chelsea yang dikawal Jorginho, Mason Mount dan Ruben Loftus-Cheek memang kerap kalah duel dengan Casemiro, Bruno Fernandes dan Christian Eriksen. Casemiro malah tercatat, menangi sembilan kali duel. “Para pemain melakukan segalanya, mereka telah berjuang di lapangan. Pertandingan memang alot di lini tengah dan kami akan memperbaikinya,” tandas Potter.

Opta mencatat  Chelsea tidak pernah menang dalam 10 pertandingan terakhir melawan Manchester United di Premier League (D7 L3).  Jorginho sudah mencetak 19 gol penalti dari 22 percobaan di Premier League bersama Chelsea (86%). Hanya Frank Lampard yang mencetak gol penalti lebih banyak untuk Chelsea (41).

Namun Chelsea masih belum terkalahkan di bawah Potter, menang lima kali dan seri tiga kali dari delapan pertandingan.  Tentu bukan sesuatu yang mengecewakan.

Manchester United sendiri kesulitan menuntaskan peluang.  Padahal mereka sempat dominan di babak pertama. Namun, beberapa upaya Marcus Rashford dkk digagalkan oleh Kepa Arrizabalaga.

Seperti diketahui, Ronaldo absen di pertandingan ini. Bintang asal Portugal itu diskors usai meninggalkan Old Trafford lebih awal saat MU menang atas Tottenham Hotspur.

Melihat peluang-peluang timnya yang terbuang, Ten Hag menilai MU merindukan sosok Ronaldo di lini serang. “Seperti biasa, dia (Ronaldo) bisa mencetak gol dan dia berharga buat kami. Kami butuh dia, itu jelas dan Anda juga melihatnya di pertandingan ini. Dia bisa menuntaskan peluang, itu cukup jelas,” ujar Ten Hag seperti dilansir Sky Sports.

Meski demikian, Ten Hag enggan bicara lebih banyak soal Ronaldo. Pelatih asal Belanda itu lebih memilih fokus memuji performa MU.

“Saya kira saya sudah cukup bicara soal situasi itu. Mari fokus saja ke pertandingan ini, permainan yang bagus untuk tim saya dan saya harus memuji para pemain. Kalau Anda bisa menyajikan ini setelah empat pertandingan dalam 10 hari dan kemudian mendikte di babak pertama, babak kedua sangat rapi dan Anda melawan balik, saya kira itu harusnya jadi fokus,”  kata Ten Hag.

Casemiro pun berhasil mencetak gol pertamanya di Premier League. Itu jadi gol penyama paling telat yang pernah dicetak MU sejak April 2017 melawan Everton (93:41).

Hasil seri itu membuat Chelsea tetap berada di peringkat keempat Klasemen Liga Inggris dengan 21 poin dari 11 laga. Manchester United di belakangnya dengan 20 poin.***

Vitus DP

Komentar