Butuh Investor Asing untuk Benahi Kawasan Danau Toba

Danau Toba,salah satu danau terbesar di Indonesia. dan Asia Tenggara.

MEDAN- Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi membeberkan sejumlah pembenahan yang berkaitan dengan pembangunan di kawasan Danau Toba, terutama saat pandemi Covid-19. Pembenahan mulai dari infrastruktur, hingga transportasi tengah dilakukan di kawasan danau vulkanis terbesar di dunia itu.

“Saat ini (wisatawan) masih sangat terbatas. Ini kesempatan kita untuk melakukan pembenahan infrastruktur, transportasi, baik itu jalan yang sedang dilakukan nasional (pemerintah pusat) adalah jalan tol. Nanti pembenahan termasuk pesawat yang ada di Sibisa. Provinsi menyiapkan jalan. Mulai jalan arteri provinsi menuju lapangan terbang itu,” kata Edy di Medan, Senin (8/3).

Selain itu, pembenahan yang berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM) di kawasan Danau Toba juga sedang dipersiapkan. Salah satunya, pembangunan sekolah menengah kejuruan (SMK) pariwisata.

“Sedang dilakukan SDM yang berkaitan dengan wisatawan dalam bentuk SMK wisata dan kesehatan. Karena di situ bukan hanya menikmati alam di Danau Toba, tapi ada olahraganya seperti golf. Rumah sakit (juga) disiapkan di situ. Ini nanti kita bersama-sama di situ,” ujar Edy.

Edy pun menyambut positif terkait masuknya investor asing dalam membangun destinasi wisata di Danau Toba. Menurutnya, masuknya dana investor akan mempercepat pembangunan di kawasan Danau Toba.

“Bagus sekali, karena tujuh kabupaten yang melingkari itu (Danau Toba). Dana yang sudah digelontorkan begitu besar oleh nasional (pemerintah pusat). Nah, untuk internasional juga butuh itu, butuh dana investasi asing yang ikut untuk mempercepat pengadaan kebutuhan misalnya wisatawan di Danau Toba,” tandasnya. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp