Brasil Sedih di Kandang Sendiri

Neymar dan Tite.

RIO DE JANEIRO – Brasil gagal mempertahankan gelar Copa America, setelah dilibas  Argentina, 0-1, pada babak final yang berlangsung di kandang sendiri,  Stadion Maracana, Rio De Janeiro, Minggu (11/7) pagi WIB.

Kekalahan ini tak pelak membuat para pemain Brasil mengalami kesedihan yang mendalam. Tak terkecuali Neymar yang memiliki ambisi besar untuk memboyong trofi Copa America 2021 bersama Brasil.

Alhasil ketika wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir, Neymar langsung tak bisa membendung air matanya. Tangisnya pecah seakan merasakan kekecewaan yang mendalam akibat kekalahan yang dialami Brasil.

Beberapa rekan setimnya,  mencoba menenangkan Neymar yang merasakan kesedihan. Bahkan tak sedikit ada pemain Argentina, termasuk Lionel Messi yang mencoba menghibur pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu dengan memberikan pelukan.

Bagi Neymar, ia bak memberi kesialan bagi Timnas Brasil. Semenjak naik ke tim senior Brasil pada 2010,  ia tak kunjung memberikan Brasil juara Copa America.

Ketika Brasil juara Copa America 2019, Neymar absen karena mengalami cedera. Jadi, akankah Neymar bakal melepaskan dendam di Copa America 2024?

Kekecewaan besar juga dirasakan pelatih Tite.  Ia menumpahkan kekesalannya kepada Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (CONMEBOL), yang dinilai tidak becus bekerja sehingga memengaruhi laju Brasil di Copa America 2021.

Tite merasa timnya dirugikan dengan keputusan konfederasi yang menunjuk Brasil sebagai tuan rumah hanya dua pekan sebelum gelaran dilangsungkan. Alhasil, sejumlah kondisi yang kurang bersahabat di lapangan ditemui Brasil saat melakoni laga demi laga.

“Saya berbicara secara khusus tentang orang yang bertanggung jawab, Alejandro (Dominguez), yang merupakan Presiden Conmebol. Saya berbicara tentang dia, untuk mengatur turnamen dalam waktu sesingkat itu,” tambah Tite.***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp