BKPM dan China ENFI Tandatangani MoU Kerja Sama Industri Peleburan Tembaga di Kawasan Timur Indonesia

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

JAKARTA—BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan China ENFI Engineering Corporation (ENFI) menandatangani MoU kerja sama mempromosikan industri peleburan tembaga di kawasan timur Indonesia.

Nota MoU ditandatangani oleh Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan President ENFI Liu Cheng di Jakarta, Senin (12/4) lalu.

President ENFI Liu Cheng.

Bahlil Lahadalia mengapresiasi ketertarikan ENFI China untuk berinvestasi di industri smelter tembaga yang rencananya akan dibangun di Fakfak, Provinsi Papua Barat.

Dia berharap penandatanganan MoU ini dapat ditindaklanjuti dengan menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.

“Setelah penandatanganan MoU ini, saya meminta kita untuk tidak membutuhkan waktu lama dalam menerapkan prosedur ini. Selama rekomendasi ENFI China adalah yang terbaik, dan hal itu bagus untuk Freeport, ENFI China dan Indonesia. Maka BKPM akan membantu langkah perizinan dan insentif keuangan,” ujarnya.

Selain itu, Bahlil juga menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia amat peduli dan mendukung rencana investasi serta memastikan pasokan bahan baku minimal yang disediakan oleh PT Freeport Indonesia sekurangnya 800 ribu ton pertahun.

Dengan meningkatkan nilai tambah Indonesia serta mengekspornya ke seluruh dunia. Proyek ini sejalan dengan arah transformasi ekonomi presiden Joko Widodo.

Sedangkan President China ENFI Liu Cheng mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas dukungannya untuk merealisasikan proyek tersebut. ENFI berharap proyek ini dapat berjalan dengan lancar dan cepat selesai.

Dia mengatakan, pihaknya sangat bangga dapat berpartisipasi dalam proyek ini.

Terima kasih atas dukungan pemerintah Indonesia khususnya BKPM, Kementerian ESDM, dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Setelah ini, kami akan secepatnya menyelesaikan riset pendahuluan,” ucapnya.

Agar proyek ini dapat diselesaikan secepatnya, BKPM dan ENFI akan bersama-sama membantu dan mendukung rencana investasi dan pengembangan peleburan tembaga Indonesia.

Kapasitas peleburan tembaga mencapai 400.000 ton pertahun dan akan dibagi menjadi dua tahap. Dalam proyek ini, perusahaan akan mengundang perusahaan lokal Indonesia sebagai mitra strategis. jhk/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp