International Media

Senin, 3 Oktober 2022

Senin, 3 Oktober 2022

Biaya Pemakaman Ratu Elizabeth Mencapai Rp136 Miliar

Pemakanan Ratu Elizabeth II

LONDON(IM) – Upacara pengebumian Ratu Elizabeth II memecahkan rekor baru sebagai pemakaman termahal yang pernah ada di Inggris.
Biaya pemakaman Raru Elizabeth II tembus mencapai 8 juta poundsterling atau sekitar Rp 136,4 miliar (asumsi kurs Rp 17.119, per pound).
Dilangsungkan di Kastil Windsor Senin (19/9), setelah melewati rangkaian upacara selama 10 hari pemakaman mantan penguasa kerajaan monarki di Inggris ini dilaporkan menggunakan peti dari kayu oak yang berlapis timah. Kayu tersebut diyakini berasal dari perkebunan Sandringham di Norfolk, Inggris.
Pemilik perusahaan pembuat peti mati Leverton & Sons Andrew Leverton melaporkan bahwa kayu di peti mati Ratu Elizabeth II termasuk barang langka, karena bibit kayu tersebut hanya bisa didapatkan langsung dari Amerika.
Tidak disebutkan secara pasti berapa harga dari peti mati tersebut, namun karena bahannya yang tak biasa tentu saja membuat harga peti mati ini berada di luar kisaran harga peti mati pada umumnya.
Hadirnya tamu tamu istimewah dari berbagai negara di dunia juga membuat kerajaan inggris harus menggelontorkan jutaan pound, hanya untuk menyewa petugas keamanan selama proses pemakaman berlangsung.
Dengan menerjunkan ribuan polisi keamanan yang terdiri dari badan intelijen Mi5 dan Mi6 Inggris, Polisi Metropolitan London serta Dinas Rahasia dan biro intelijen dari seluruh dunia, istana kerajaan Buckingham Inggris dikabarkan telah menggelontorkan biaya lebih dari 7,5 juta dolar AS atau 6,5 juta Pound.
“Ini adalah operasi kepolisian terbesar yang pernah dilakukan kepolisian Inggris, kemungkinan lebih besar dari harga keamanan untuk Olimpiade 2012 yang diadakan di London,” kata Simon Morgan, mantan petugas keamanan kerajaan.
Dengan semua kemegahan yang ada pada peti mati dan serangkaian keamanan pada arak – arakan yang dilakukan selama prosesi pemakaman, situs media asal London Full Fact memperkirakan pemakaman Ratu Elizabeth telah menghabiskan dana berkisar 8 juta pound sterling hingga 6 miliar pound sterling.
Sementara menurut laman US Magazine, biaya pemakaman Ratu Elizabeth II diperkirakan mencapai lebih dari 7,5 juta dolar AS.
Jumlah tersebut bahkan di gadang – gadang mengalahkan biaya pemakaman sang mendiang suaminya yakni Pangeran Pangeran Philip atau Duke of Edinburgh yang digelar pada 2021 dengan dihadiri oleh 30 pelayat.
Tak hanya itu pemakaman Ratu Elizabeth II juga mengalahkan biaya pengebumian Putri Diana pada 1997 yang diperkirakan hanya menelan biaya 9,6 juta juta dolar AS atau 8,4 juta pound serta pemakaman Ibu Suri yang menelan biaya 954.000 dolar AS.
Para loyalis mengatakan bahwa Ratu Elizabeth II layak mendapatkan pemakaman mewah setelah melayani Inggris selama 70 tahun. Namun sayangnya banyak dari masyarakat Inggris menilai bahwa pemakaman Ratu terlalu mahal.
Mengingat saat ini jutaan warga Inggris tengah berjuang dengan kenaikan harga energi dan pangan akibat lonjakan inflasi yang telah menyentuh angka dua digit yaitu di kisaran 10,1 persen, pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir.
Seperti diberitakan, Ratu Inggris Elizabeth II dimakamkan di Kastil Windsor setelah upacara pemakaman kenegaraan bersejarah di Westminster Abbey, London, Senin (19/9) waktu setempat.
Dikutip dari TRT World, Selasa (20/9), peti mati Ratu Elizabeth II diturunkan ke Royal Vault di Kapel St. George setelah layanan komitmen yang diakhiri dengan ratapan dan lagu kebangsaan.
Peti mati Ratu Elizabeth II tiba di Windsor dengan mobil jenazah negara dan disambut oleh publik yang ingin mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada mendiang raja terlama yang berkuasa di tanah Inggris itu.
Anak-anak Elizabeth, Raja Charles, Putri Anne, Pangeran Andrew dan Pangeran Edward; cucunya, Pangeran William, Pangeran Harry dan Peter Phillips serta keponakannya David Armstrong-Jones juga mengikuti mobil jenazah dengan berjalan kaki.
Anjing corgis kesayangannya Sandy dan Muick, serta seekor kuda bernama Emma menunggu di Kastil Windsor untuk prosesi. Elizabeth akan dimakamkan di sebelah suaminya Pangeran Phillip dengan layanan pribadi yang akan dihadiri oleh Raja Charles III dan anggota keluarga lainnya di Kapel Memorial Raja George VI. London menjadi tuan rumah upacara pemakaman terbesar secara global dalam beberapa dasawarsa saat sang ratu dimakamkan.
Sebuah prosesi singkat membawa peti mati dari Westminster Hall di Istana Westminster ke Westminster Abbey, di mana kebaktian diadakan setelah kedatangan Raja Charles III dan Permaisuri Camilla.
Upacara tersebut dihadiri oleh sekitar 100 kepala negara, termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, lebih dari 20 bangsawan, dan banyak perwakilan dari sekitar 200 negara.
Keheningan selama dua menit di biara dan di seluruh Inggris pada akhir khotbah Uskup Agung Canterbury Justin Welby.
Setelah kebaktian, prosesi besar membawa peti mati dari biara ke Wellington Arch di Hyde Park Corner melalui Parliament Square, White Hall, Horse Guard Road, The Mall, dan Green Park.
Acara pemakaman telah menarik ratusan ribu orang ke pusat kota London dan disiarkan langsung di televisi serta layar besar yang dipasang di Hyde Park.
Tindakan keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya telah diberlakukan di dalam dan di sekitar gedung parlemen, Westminster Abbey, rute prosesi, dan di seberang jalan lain yang menuju ke pusat kota London. Ratu Elizabeth II meninggal pada 8 September lalu di tanah miliknya di Balmoral, Skotlandia.

Frans Gultom

Komentar

Baca juga