Berdialog dengan Presiden Joko Widodo, erdialog dengan Presiden Joko Widodo, Ini yang Disampaikan Menlu Tiongkok Wang Yi

          JAKARTA (IM) – Dalam rangkaian kunjungannya ke Indonesia, Rabu (13/1) lalu, anggota Dewan Negara sekaligus Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi melakukan dialog dengan Presiden Indonesia Joko Widodo.

           Dalam kesempatan tersebut Wang Yi menyampaikan salam hangat Presiden Tiongkok Xi Jinping kepada Presiden Joko Widodo. Sekaligus menyampaikan rasa belasungkawa atas jatuhnya Pesawat Sri Wijaya Air SJ 184 beberapa hari lalu.

           Wang Yi menyatakan Tiongkok dan Indonesia adalah negara berkembang besar serta Negara ekonomi baru utama. Kerjasama kedua belah pihak memiliki makna penting dan berdampak global.

           Sejak merebaknya wabah korona, kedua kepala negara tetap memelihara komunikasi yang intens. Dan bersama-sama memerangi wabah korona dan memberikan kepemimpinan strategis bagi perkembangan hubungan kedua negara.

           Kedua belah pihak aktif mensinergikan strategi “One Belt One Road” dan konsep “Poros Maritim Global”. Kerjasama kedua belah pihak meraih progres positif yang penting. Juga menunjukkan ketahanan yang kuat dan potensi yang besar dalam menghadapi wabah korona.

           Pihak Tiongkok bersedia bersama Indonesia merealisasikan konsensus pimpinan kedua negara dengan berfokus pada persatuan anti epidemi dan mengembangkan kerjasama. Mendorong hubungan kedua negara meraih perkembangan yang lebih besar paska epidemi.

           Wang Yi menambahkan kedua negara sukses melakukan uji klinis tahap III vaksin Covid-19 dan penggunaan darurat vaksin. Sekaligus menjadi model vaksin bagi negara kawasan regional dan negara berkembang.

           Presiden Xi Jinping berulang kali menekankan virus Covid-19 adalah musuh bersama umat manusia. Persatuan dan kerjasama adalah senjata terampuh memerangi wabah corona.

           Meskipun permintaan domestik Tiongkok meningkat pesat, pihak Tiongkok bersedia terus mendukung perusahaan kedua negara melakukan kerjasama produksi dan pembelian vaksin.

           Selain itu juga bekerjasama untuk mempromosikan aksesbilitas dan keterjangkauan vaksin di negara berkembang. Mendorong penciptaan komunitas bersama umat manusia yang sehat dan higienis.

           Pihak Tiongkok bersedia Indonesia bersama Indonesia meningkatkan kerjasama membangun “One Belt One Road” berkualitas tinggi, mempercepat pembangunan proyek besar Kereta Cepat Jakarta Bandung dan “Koridor Ekonomi Komprehensif Regional”. Juga memperkuat kerjasama iptek dan inovasi, mengikuti Revolusi Industri 4.0, mengembangkan poin pertumbuhan baru seperti 5G, Big Data, e-commerce dan lainnya.

           Wang Yi menambahkan pihak Tiongkok fokus pada posisi dan peran penting Indonesia di ASEAN. Juga bersedia bersama dengan Indonesia menjadikan peringatan 30 tahun terjalinannya hubungan dialog TiongkokASEAN sebagai peluang.

           Dan juga meningkatkan kualitas hubungan TiongkokASEAN, membuat cetak biru hubungan partner ekonomi, mendorong “Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional” dapat berlaku secepat mungkin.

           Pihak Tiongkok mendukung Indonesia menjadi Ketua G-20 pada tahun 2022. Juga bersedia bersama Indonesia bersamasama konsisten mematuhi multilateralisme yang terbuka dan inklusif, mempertahankan keadilan dan kesetaraan internasional, mendorong pemerintahan global dalam periode paska epidemi sekaligus merefl eksikan tanggung jawab negara berkembang yang besar.

           Dalam kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo meminta Wang Yi menyampaikan salam hangat dan harapan baik kepada Presiden Xi Jinping. Di masa pandemi ini, kerjasama bidang medis dan kesehatan telah meraih hasil yang luar biasa. Vaksin yang diberikan pihak Tiongkok telah tiba di Indonesia.

           “Saya sebagai orang pertama Indonesia yang divaksinasi, menyatakan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan pihak Tiongkok. Indonesia bersedia bersama Indonesia memperkuat kerjasama, mempercepat perkembangan sinergi strategis, aktif mendorong kerjasama proyek besar seperti Kereta Cepat Jakarta Bandung dan lainnya,” ujar Presiden Joko Widodo.

           Diharapkan kedua belah pihak lebih memperdalam kerjasama dan interaksi di bidang perdagangan, investasi, fi nansial, humaniora dan bidang lainnya. Indonesia bersedia bersama pihak Tiongkok berperan aktif melaksanakan multilateralisme serta mendorong perkembangan keadilan kawasan regional.

           Selama berkunjung ke Indonesia, Wang Yi juga beraudiensi dengan Menlu RI Retno Marsudi serta Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Panjaitan. ● idn/din

Mika Urip

Mika Urip

Tulis Komentar

WhatsApp