Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3 Kg Sabu dari Malaysia

Narkoba jenis sabu (ilustrasi)

TANGERANG (IM) – Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkoba  jenis  sebanyak 3.050 gram. Kasus tersebut merupakan kasus ke-21 yang terjadi sepanjang tahun 2021 ini. Sabu tersebut dikirim dari Malaysia menggunakan pesawat Malindo Air.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta, Finnari Manan mengatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula ketika adanya barang mencurigakan yang dibawa oleh tersangka pada 8 Februari 2021 lalu. Tersangka juga datang pada waktu sore menjelang malam, dimana biasanya kurir narkoba datang pada tengah malam.

“Tersangka berinisial MF dan masih berusia 20 tahun, pada waktu kedatangan melewati X-ray. Setelah diperiksa ternyata didapati serbuk kristal dalam barang bawaannya,” ujar Finari pada Senin (1/3).

Setelah dilakukan uji laboratorium, ternyata benar serbuk kristal tersebut adalah narkotika golongan 1 jenis methamphetamine. Barang tersebut dikemas dalam bungkusan plastik dan disembunyikan dalam 3 capasitor mobil dan 1 unit setop kontak.

“Ternyata ditemui 1 bungkusan kristal di masing-masing barang elektronik tersebut. Kami melakukan uji lab dan hasilnya adalah barang tersebut positif sabu-sabu seberat 3 kg,” lanjut Finari.

Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta kemudian berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dan melacak alur pengiriman barang tersebut. Tim gabungan kemudian berangkat ke Surabaya dan menangkap 2 orang tersangka yang bertugas menjemput tersangka MF. Namun, penerima barang tersebut masih buron karena kabur saat pengejaran.

“Sesuai hasil komunikasi MF dengan pebgendali di Malaysia, MF diarahkan ke Surabaya dan akan dijemput di terminal. Tim langsung bergerak ke sana dan menangkap 2 orang lain yang menjemput MF,” ujarnya.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp