International Media

Rabu, 5 Oktober 2022

Rabu, 5 Oktober 2022

BCA Bukukan Laba Rp8 Triliun

JAKARTA  – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) membukukan laba bersih Rp8,1 triliun atau  tumbuh 14,6% year on year (yoy). Laba ini didukung oleh pertumbuhan bisnis, peningkatan kredit, transaksi dan CASA.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, pertumbuhan kredit terjadi di semua segmen, baik kredit untuk bisnis maupun konsumsi.

“Sementara itu, dana giro dan tabungan (CASA) terus tumbuh secara berkelanjutan, naik hingga 21,7% yoy di Maret 2022, sebagai hasil dari inovasi layanan digital yang konsisten serta ekspansi ekosistem bisnis,” kata Jahja dalam konferensi pers, Kamis (21/4).

Dijelaskan Jahja,  kredit korporasi naik 9,2% yoy mencapai Rp286,9 triliun di Maret 2022, menjadi penopang utama pertumbuhan total kredit BCA.

Seiring dengan aktivitas bisnis yang membaik, kredit komersial dan UKM naik 8,2% yoy menjadi Rp188,8 triliun. Sementara itu, pertumbuhan kredit tertinggi dicatatkan oleh segmen KPR, yakni tumbuh 9,8% yoy menjadi Rp98,2 triliun.

KKB mencetak rebound dengan naik 3,6% YoY menjadi Rp41,6 triliun, dan saldo outstanding kartu kredit tumbuh 4,9% yoy menjadi Rp12 triliun.

Total portofolio kredit konsumer naik 7,6% YoY menjadi Rp154,8 triliun. “Pengajuan aplikasi kredit konsumer baru dari BCA Expoversary 2022 diharapkan akan berkontribusi positif bagi penyaluran kredit baru yang lebih tinggi di kuartal II tahun ini. Secara keseluruhan, total kredit BCA naik 8,6% yoy menjadi Rp637,1 triliun di Maret 2022,” ujar Jahja.

Lebih jauh Jahja mengatakan, pertumbuhan kredit BCA diikuti oleh perbaikan kualitas pinjaman, sejalan dengan kredit yang direstrukturisasi berangsur kembali ke pembayaran normal. Rasio loan at risk (LAR) turun ke 13,8% di kuartal I 2022, dibandingkan 19,4% di tahun sebelumnya. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan) terjaga sebesar 2,3%, didukung kebijakan relaksasi restrukturisasi.

Dari sisi pendanaan, CASA naik 21,7% yoy mencapai Rp798,2 triliun, berkontribusi hingga 80% dari total dana pihak ketiga. Sementara itu, deposito juga tumbuh 3,1% yoy menjadi Rp199,6 triliun.

Secara keseluruhan, total dana pihak ketiga naik 17,5% yoy menjadi Rp997,8 triliun, sehingga turut mendorong total aset BCA naik 15,5% yoy menjadi Rp1.259,4 triliun di akhir Maret 2022.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga