Bayern Bikin Barca Turun ‘Kasta’

Pemain Bayern Munich saat mengalahkan Barcelona. (Foto: Reuters)

MUNICH – Bayern Munich menyingkirkan Barcelona  dengan skor 3-0,  pada matchday terakhir Grup E yang digelar di Allianz Arena, Kamis (9/12) dinihari WIB. Dengan demikian, Barcelona pun  tersingkir dan turun kelas ke Liga Europa.

            Die Roten membuka keunggulan dari gol Thomas Mueller di menit ke-34.  Kemudian menggandakan keunggulan dua menit sebelum turun minum lewat Leroy Sane. Dan  di babak kedua, Bayern menambah satu gol dari torehan Jamal Musiala.

Bayern memimpin klasemen akhir grup dengan nilai sempurna, 18. Pendamping tim Jerman itu ke fase knock out adalah Benfica yang di saat bersamaan menang 2-0 atas Dynamo Kiev. Benfica mengumpulkan 8 poin, Barcelona dengan 7 poin dan Kiev di posisi buncit dengan 1 poin.

Pelatih Bayern Julian Nagelsmann  senang melihat performa timnya yang tetap serius sehingga kesempurnaan tetap terjaga. Dilihat dari statistik ESPN, Bayern tampil agresif dengan 10 attempts, enam di antaranya on goal dan menguasai 52 persen ball possesion.

El Barca cuma diberikan tujuh attempts dengan dua on goal. Barcelona benar-benar tidak diberikan kesempatan bernapas sama sekali dan kebobolan 17 gol dari empat pertemuan terakhir dengan Bayern.

“Penting melihat kami bermain luar biasa kali ini, itu yang biasa selalu mengganggu kami,. Saya rasa kami punya statistik yang bagus di fase grup, mencetak 22 gol dan cuma kebobolan tiga gol,” ujar Nagelsmann seperti dikutip DAZN.

Hanya saja, ia menilai timnya bisa saja mencetak lebih banyak gol “Kami sangat dominan. Kami menghadapi lawan dengan nama besar yang butuh kemenangan, tapi kami tidak pernah membiarkan mereka nyaman. Kalau saja kami benar-benar bekerja sama, kami bisa saja mencetak lebih dari tiga gol,” kata Nagelsmann.

Thomas Mueller kembali menjadi mimpi buruk buat Barcelona.  Sumbangan gol Mueller kali ini menambah jumlah rekening golnya selama bertemu Barcelona. Itu adalah gol kedelapan Mueller ke gawang Los Cules dalam tujuh pertemuan sejak 2012/2013.

Gol tersebut semakin mengukuhkan status Mueller sebagai pemain yang paling banyak membobol gawang Barcelona di Liga Champions sepanjang sejarah.

Tidak hanya itu, gol Mueller ke gawang Barcelona turut mengantarkan dirinya ke dalam buku rekor baru. Squawka mencatat, Mueller menjadi pemain Jerman pertama yang berhasil mencetak 50 gol di Liga Champions.

Tentu hal ini membuat Mueller senang. Meski begitu, dia menyebut belum mau berhenti membobol gawang lawan di laga-laga berikutnya “Lima puluh gol (di Liga Champions) bagus, tapi saya masih memiliki banyak pertandingan di depan saya,” kata Mueller, dilansir dari laman resmi UEFA.

Di pihak Barca, pelatih Xavi Hernandez menyebut hasil ini  sebagai kenyataan pahit yang harus dihadapi. Dia menilai Memphis Depay dkk sudah berusaha keras untuk bertahan, tapi tetap saja gagal.

“Mereka jauh lebih baik, unggul dan meskipun kami telah berusaha dan menekan keras, mereka mampu menaklukkan kami, bertentangan dengan apa yang kami inginkan dan ini adalah kenyataan pahit. Ini harus menjadi titik balik untuk mengubah dinamika, untuk mengubah banyak hal. Kami belum bisa bersaing. Ini adalah Liga Champions dan sekarang Liga Europa akan datang, kami akan menghadapinya dengan segala martabat dunia,” kata Hernandez, dilansir dari Mundo Deportivo.

Kapten Barcelona, Sergio Busquets, mengatakan bahwa kegagalan ini terasa sangat menyakitkan dan membuat frustrasi timnya. Busquets menyesali start buruk Barcelona di fase grup yang jadi sebab utama mereka harus terlempar ke Liga Europa.  

“Kami merasa sangat buruk sekarang; ini bukan yang kami inginkan dan klub serta fans kami tidak pantas mendapatkannya. Kami berada dalam situasi yang sulit dan itu sangat menyakitkan. Banyak faktor yang menyebabkan ini terjadi. Tentu saja kami merasa sangat frustrasi. Ini sangat menyakitkan tetapi kami sendiri mengalami situasi ini. Jika kami mendapat lebih banyak poin, kami tidak akan berada dalam situasi ini,” ujar Busquets dikutip dari situs resmi UEFA.***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp