Friday, 27 January 2023

Friday, 27 January 2023

Bareskrim Back Up Penyidikan Pembunuhan Bocah 11 Tahun oleh 2 Remaja di Makassar

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (rengah).

JAKARTA – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan back up atau perbantuan terkait penyidikan pembunuhan anak berusia 11 tahun oleh 2 remaja di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Bareskrim memberikan atensi atas kasus tersebut.

“Dan pasti memerintahkan jajaran untuk menuntaskan dan Bareskrim akan back up penyidikan untuk ungkap tuntas,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (13/1).

Polri bersama stakeholders terkait juga akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga anak-anak dan kelompok rentan.

“Juga meningkatkan peran social awareness untuk aktif menjaga anak-anak atau kelompok rentan,” katanya.

Bocah berinisial MFS (11) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas mengenaskan di kolong jembatan, Inspeksi Pam Timur Waduk Nipa-nipa, Moncongloe, Kabupaten Maros, Selasa (10/1) dini hari.

MFS dibunuh oleh dua remaja yakni AD (17) dan MF (14). Mirisnya, pelaku AD masih duduk di bangku SMA dan pelaku MF duduk di bangku SMP. Keduanya mengaku menculik dan membunuh MFS karena terobsesi dengan situs jual beli organ tubuh manusia yang menawarkan harga mahal hingga nilai jutaan dollar AS.

“Dari hasil interogasi terhadap kedua pelaku yang masih pelajar itu mengakui bahwa mereka tergiur oleh harga penjualan organ tubuh manusia. Mereka melihat di Google searching,” kata Kepala Polsekta Panakukang, Kompol Abdul Azis, Selasa (10/1) lalu. ***

Osmar Siahaan

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media