International Media

Minggu, 22 Mei 2022

Minggu, 22 Mei 2022

Barcelona Kian Sulit Kejar Madrid

Pemain Barcelona (kanan) berusaha menghadang pemain Cadiz.

BARCELONA – Barcelona kalah 0-1 dari Cadiz pada lanjutan Liga Spanyol, yang berlangsung di  Camp Nou, Selasa (19/4) dinihari WIB.  Satu-satunya gol dicetak oleh Lucas Perez di menit ke-48.

Tuan rumah bukannya tanpa perlawanan, Sergio Busquets dan kolega punya peluang seperti tandukan Luuk de Jong, sepakan jarak dekat Pierre-Emerick  Aubameyang sampai tembakan jarak jauh Eric Garcia. Semuanya dimentahkan kiper Jeremias Ledesma.

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez tak bisa menyembunyikan kekesalannya. Xavi begitu kecewa, karena tengah pekan kemarin Barcelona juga kalah 2-3 dari Eintracht Frankfurt dan kandas di Liga Europa. “Pekan yang sangat buruk dan kami harus membalikkan keadaan secepat mungkin,” tegas Xavi dilansir dari Marca.

Menurutnya, Barcelona tidak bermain buruk kala hadapi Cadiz. Barca cuma kurang beruntung, enam tembakan ke gawangnya gagal semua.

Xavi juga tidak menyalahkan para pemain. Xavi menyalahkan dirinya sendiri terlebih dulu. “Saya kesal dan kami harus kritis terhadap diri sendiri, saya sendiri terlebih dahulu sebagai pelatih. Para pemain kesal. Saya sudah mencoba menyemangati mereka setelah pertandingan, tetapi kami harus bersaing lebih baik. Kami harus melihat kesalahan kami dalam bertahan dan menyerang,” kata Xavi.

Barcelona sebetulnya sangat mendominasi permainan, dengan mencatatkan penguasaan bola sebesar 75 persen dan melepaskan 16 percobaan dengan enam yang mengarah ke gawang.

Hanya Cadiz bermain cukup efektif meski terus ditekan. Dari penguasaan bola sebesar 25 persen, ada empat tembakan ke arah gawang dari enam percobaan.

“Bola tidak masuk. Kami menciptakan banyak peluang. Cádiz sangat terorganisir dengan baik. Kami belum baik memanfaatkan peluang. Ini adalah pekan yang sangat buruk. Kami harus mengubah dinamika secepat mungkin. Kami memperumit musim untuk diri kami sendiri. Ini adalah kesalahan yang tidak bisa kami lakukan,” kata Xavi.

Xavi juga memuji kiper Jeremias Ledesma, yang bermain sangat baik. Ledesma bahkan mendapatkan rating 8,9 di Whoscored. “Kami mudah membuat kesalahan. Kami tidak menyerang atau bertahan baik. Penjaga gawang mereka memainkan permainan yang hebat. Kami harus lebih kompetitif,” kata Xavi.

Kekalahan dari Cadiz juga memutus laju positif Barcelona di Liga Spanyol. Sebelum menghadapi Cadiz,  Tim Katalan tak terkalahkan dalam 15 pertandingan di LaLiga.

Tren positif itu sudah berlangsung sejak pertengahan Desember 2021. Dalam laju tersebut, Barcelona mencatat 11 kemenangan dan empat hasil imbang sebelum akhirnya dikalahkan Cadiz. Barcelona juga semakin sulit mengejar peluang juara musim ini.

Barcelona masih menempati posisi kedua Klasemen Liga Spanyol dengan 60 poin dari 31 laga. Minus 15 poin dari Real Madrid di puncak. Blaugrana sewaktu-waktu juga bisa disalip oleh Sevilla dan Atletico Madrid karena perolehan poin yang sama Untungnya, Barca punya satu laga belum dimainkan.

Dengan tersisa tujuh laga,  Barcelona dituntut tidak tergelincir lagi. Ketujuh laga sisa itu yakni melawan Real Sociedad, Rayo Vallecano, Mallorca, Real Betis, Celta Vigo, Getafe dan Villarreal.

“Untuk lolos ke Liga Champions musim depan, yang merupakan tujuan utama, kami harus meningkatkan dan bermain dengan lebih banyak dorongan,” ungkap Xavi.

Sementara bagi Cadiz, kemenangan ini membuat  mereka keluar dari zona degradasi. Klub berjuluk Los Piratas itu kini menempati posisi 16 klasemen sementara dengan 31 poin dari 32 laga, unggul dua poin dari Mallorca yang ada di batas atas zona merah.

Pelatih Sergio Gonzalez menilai timnya meraih kemenangan berkat rencana dan strategi racikannya berjalan dengan sempurna. “Saya pikir itu adalah pertandingan yang lengkap dari pihak kami dengan rencana yang cocok. Barcelona bermain sangat ofensif, tetapi tim kami menanggapinya dengan sangat baik. Lini belakang dan penjaga gawang bermain dengan luar biasa, ini bagus untuk kami,” kata Sergio di AS.com.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga