International Media

Selasa, 29 November 2022

Selasa, 29 November 2022

Barcelona Kembali ke Jalur Kemenangan

Selebrasi Robert Lewandowski dan rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Villarreal.

BARCELONA – Barcelona meraih kemenangan 3-0 kala menjamu Villarreal dalam lanjutan LaLiga yang digelar di Camp Nou, Jumat (21/10) dinihari WIB. Barcelona pun kembali ke jalur kemenangan usai gagal meraih poin di dua laga sebelumnya.

            Barcelona ditahan imbang Inter Milan 3-3 di Camp Nou dan membuat posisi mereka di Liga Champions terancam. Beberapa hari kemudian, Barca dipermak 1-3 oleh Real Madrid.

Dalam laga kontra Villarreal, tuan rumah langsung unggul tiga gol di babak pertama. Robert Lewandowski membuka keunggulan Barcelona pada menit ke-31 sebelum kembali menjebol gawang Villarreal empat menit kemudian. Ansu Fati menambah keunggulan Barcelona pada menit ke-38.

Barca tampil dominan di hampir sepanjang laga dengan memiliki ball possession yang mencapai 70% dan menciptakan 16 percobaan (5 on target). Sementara si Kapal Selam Kuning cuma melahirkan lima percobaan (1 on target).

Khusus bagi Lewandowski, ia menorehkan gol ke-600 sepanjang kariernya di level klub dan tim nasional.  Dan ini menjadi gol ke-11 Lewandowski dari 10 pertandingan di Liga Spanyol 2022/2023. Penyerang 34 tahun itu telah membukukan 16 gol dari 14 laga Barcelona di semua kompetisi.

Lewandowski memang salah satu striker paling subur di Eropa saat ini. Dia mengumpulkan 344 gol selama berkarier di Bayern Munich, serta mencetak 103 gol kala berseragam Borussia Dortmund pada 2010-2014.

Sebelum berkarier di Jerman, Lewandowski mencetak 41 gol bersama Lech Poznan dan 21 gol untuk Znicz Pruszkow. Peraih Gerd Mueller Trophy 2022 itu juga menjadi top skor sepanjang masa Timnas Polandia dengan 76 gol.

Lewandowski menjadi pemain ketiga di era modern yang mencapai 600 gol atau lebih di level profesional. Dia hanya kalah dari Lionel Messi (781 gol) dan Cristiano Ronaldo (817 gol).

Ansu Fati angkat bicara soal kemenangan timnya atas Villarreal. Dia menyebut kemenangan kali ini bisa menjadi momentum kebangkitan tim di laga-laga berikutnya.

“Kami telah mencapai kemenangan, yang merupakan hal terpenting. Kami bermain di kandang dan kami senang membuat para penggemar menikmatinya. Kami datang dari pekan yang sulut, tetapi kami bisa bangkit dan kami tak boleh mengendur lagi,”  kata Ansu, dikutip dari Mundo Deportivo.

Pelatih Barca Xavi Hernandez memuji penampilan anak-anak asuhnya. “Saya kira kami sudah bermain dengan sangat baik. Kami butuh bereaksi dan karena penampilan di sebuah pertandingan penting. Bukanlah hari yang mudah setelah kalah di Bernabeu dan seri dengan Inter. Ada banyak ekspektasi tinggi untuk tim ini. Kami memperbaiki performa dan menunjukkan karakter, intensitas yang bagus, pertahanan yang bagus, dan terutamanya lini serang.” kata Xavi dilansir Reuters.

Di laga tersebut,  Gerard Pique mendapatkan sambutan dingin dari sebagian suporter Barcelona Namun Xavi membela Pique.

Bek tengah senior Barcelona itu menggantikan Jules Kounde. Itu menandai hanya penampilan keempat Pique di LaLiga musim ini

Namun setelah Pique masuk ke dalam lapangan cemoohan “huu” justru menggema. Pesepakbola berusia 35 tahun itu juga disoraki setiap kali menyentuh bola, meskipun ada pula suporter Barca yang tetap mendukung Pique.

Xavi mendesak suporter Barcelona agar selalu kompak. Menurut dia, Pique selama ini selalu menjaga sikap di ruang ganti.

“Di pramusim saya ‘kan meminta persatuan. Ini adalah sebuah momen untuk bersatu: skuad, staf, direksi, fans, media. Apakah dia bermain atau tidak, satu-satunya hal yang saya minta dari Pique adalah dia itu sebuah contoh di ruang ganti, dan dia itu contoh yang sangat baik. Dia tidak pernah menunjukkan sikap yang buruk (ketika tidak bermain). Dia itu sebuah contoh sebagai seorang kapten, dan fans seharusnya tahu hal ini,” kata Xavi di ESPN.

Pique tidak lagi menjadi andalan utama di lini pertahanan Barcelona setelah nyaris tidak tergantikan sebelumnya. Mantan pemain Manchester United itu secara keseluruhan baru bermain tujuh kali di seluruh kompetisi dan hanya empat kali menjadi starter.

Selanjutnya Barcelona menghadapi Athletic Bilbao dalam pertandingan Liga Spanyol berikutnya pada 24 Oktober. Tiga hari kemudian, Los Cules menjalani laga hidup-mati di Liga Champions kontra Bayern Munich di Camp Nou.***

Vitus DP

Komentar