Friday, 27 January 2023

Friday, 27 January 2023

Bank Mandiri Telah Salurkan KUR Rp40 Triliun ke 251.000 Pelaku Usaha

JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp40 triliun hingga akhir 2022. KUR ini disalurkan ke lebih dari 251.000 pelaku usaha.

SEVP Micro and Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso menjelaskan, penyaluran KUR Bank Mandiri fokus untuk segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).  Secara rinci, penyaluran KUR Bank Mandiri didominasi oleh sektor produksi sebanyak 59,73 persen atau sebesar Rp23,89 triliun.

“Realisasi penyaluran KUR Bank Mandiri setiap tahun selalu mencapai target yang ditentukan oleh Pemerintah di seluruh jenis KUR,” kata Josephus  dalam keterangan tertulis, Jumat (13/1). \

Tren peningkatan penyaluran KUR Bank Mandiri sektor produktif turut menanjak naik, selaras dengan mandat yang diberikan pemerintah. Salah satunya sektor pertanian yang sepanjang 2022 telah menyumbang 29,53 persen dari total KUR Bank Mandiri atau senilai Rp11,81 triliun. Lalu sektor jasa produksi yang mencapai Rp8,03 triliun atau sekitar 20,07 persen.

“Fokus utama penyaluran KUR Bank Mandiri adalah sektor produktif unggulan di masing-masing wilayah, mulai dari pertanian, perikanan, industri pengolahan maupun jasa-jasa produksi yang didukung sinergi dari seluruh bisnis, kordinasi yang kuat di seluruh jaringan serta kerjasama strategis dengan perusahaan finansial maupun e-commerce,” bebernya.

Bank Mandiri mendapat mandat untuk mengalokasikan KUR senilai Rp48 triliun di 2023, meningkat 20 persen dari 2022. Josephus menambahkan, dari jumlah tersebut, penyaluran KUR tahun ini akan difokuskan untuk sektor produktif dan pengembangan di KUR klaster. Antara lain dengan mendorong penyaluran pada sektor yang masih punya ruang besar seperti Pertanian, Jasa Produksi, Minyak dan Gas serta sektor perdagangan ritel.

Pihaknya optimis dapat memenuhi target yang ditetapkan oleh Pemerintah yang selaras dengan komitmen Bank Mandiri untuk mendorong ekonomi kerakyatan dan menjadi Urban Lokomotif perekonomian di Indonesia lewat pengembangan UMKM yang berdaya saing tinggi.

“Tidak hanya melalui pembiayaan, dalam mendorong UMKM di Tanah Air, Bank Mandiri telah melakukan inisiatif pengembangan Rumah BUMN (RB) sebagai wadah pelatihan dan pembinaan yang menjadi bagian program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL),”’kata Josephus.

Melalui RB, Bank Mandiri secara aktif memberikan pelatihan serta pembinaan bagi pelaku usaha. Salah satunya dengan memanfaatkan ekosistem digital seperti e-commerce dan sosial media guna memperluas pasar UMKM dalam negeri.

Hasilnya, sejak dijalankan pada 2017 lalu, Bank Mandiri telah mendirikan 23 RB yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, total UMKM yang tergabung dalam RB Bank Mandiri sudah lebih dari 13.969 UMKM dengan jumlah tenaga kerja mencapai lebih dari 50.000.

“Secara sektoral, bisnis UMKM terus menunjukkan pertumbuhan. Kami optimis tren ini akan berlanjut, seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat serta dukungan Pemerintah dan regulator dalam menopang pertumbuhan UMKM,” tandas Josephus.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media