Bandar Narkoba Mengilang Setelah Melompat ke Danau Buatan di Keranggan

Tim SAR saat melakukan pencarian di danau buatan di Keranggan, Setu.

TANGERANG – Seorang bandar narkoba berinisial SM menghilang setelah melompat ke danau buatan, di lingkungan RT 09/04, Keranggan, Setu, saat dikejar polisi yang akan menangkapnya, Senin (26/4) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

“Pencarian akan dibagi menjadi dua SRU, di mana SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan rubber boat di LKP dengan luas area pencarian 2.9 KM,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR, Hendra Sudirman, Selasa (27/4).

Sedangkan SRU kedua, akan melakukan penyelaman apabila kondisi memungkinkan dengan radius 10 meter di lokasi kejadian.

“Kita kerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan dan semoga korban ditemukan,” kata Hendra.

SM diduga merupakan target operasi kepolisian pada kasus narkoba. Dia nekat melompat  ke dalam danau buatan untuk menghindari polisi ang mengejarnya.

“Kejadian tersebut bermula ketika pemuda tersebut disambangi pihak kepolisian di kediamannya, pada Senin 26 April, sekitar pukul 18.45 WIB. Mengetahui hal tersebut, akhirnya pelaku melarikan diri karena panik dan melompat ke danau tersebut,” ungkapnya.

Kapolsek Cisauk AKP Fahad H membenarkan, adanya peristiwa itu. Namun, dia masih akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu untuk memastikan kronologis kejadian tersebut.

“Betul ada kejadian tersebut. Untuk kronologi masih dalam penyelidikan dan pendalaman keterangan dari saksi-saksi dan fakta di lapangan. Masih dalam penyelidikan dan pendalaman,” sambung Fahad.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cisauk Iptu Margana menambahkan, hingga kini pihaknya masih sibuk melakukan pencarian korban yang tenggelam. Petugas gabungan dari Basarnas pun telah ikut diterjunkan di dalam mencari keberadaan korban. “Masih dalam pendalaman kalau itu, kita belum bisa menyampaikan. Jadi yang jelas ketakutan, lari, kemudian nyebur ke bekas galian pasir. Masih dalam pencarian dari tadi malam sampai jam 3, dari Basarnas, gabungan, belum ketemu,” katanya.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp