Friday, 24 May 2024

Search

Friday, 24 May 2024

Search

Bakal Digelar Di Singapura, AFTEA (Agri-Food Tech Expo Asia) Ke-2 Adakan Roadshow Di Jakarta Dan Bangkok

KI-KA: Suaedi Sunanto, Jarot Indarto, Ms. Wendy Chng Petit, Adhi S Lukman dan Insan Syafaat.

JAKARTA—Jelang AFTEA (Agri-Food Tech Expo Asia), satu-satunya platform pameran yang berfokus pada teknologi agrikultur di Asia, Rabu (2/8), Constellar selaku penyelenggara pameran menggelar roadshow regional di Jakarta.

Acara dihadiri oleh Direktur Pangan dan Pertanian BAPPENAS (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) Jarot Indarto, Ketua Umum GAPMMI (Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia) Adhi S. Lukman, CEO dari Nutricell Pacific Suaedi Sunanto dan Direktur Eksekutif PISAgro (Partnership for Indonesia’s Sustainable Agriculture) Insan Syafaat.

“Roadshow memberikan gambaran kepada para hadirin yang terdiri dari para pakar, praktisi industri, pemerintah, asosiasi, dan media untuk mengetahui teknologi dan solusi terbaru yang akan dipamerkan,” jelas Wendy Chng Petit, Event Director, Constellar.

Pameran yang akan digelar 31 Oktober – 2 November 2023 di Sands Expo & Convention Centre, Singapura juga memberikan kesempatan kepada pelaku bisnis agrikultur Indonesia untuk berbagi wawasan dan membangun jaringan untuk memajukan teknologi agrikultur di Indonesia.

         Selain Indonesia, Constellar juga menggelar roadshow di Thailand. Menurut Wendy Chng Petit kedua negara dipilih sebagai tuan rumah untuk roadshow, karena termasuk tiga negara Asia Tenggara dengan kontribusi tertinggi terhadap PDB dan lapangan kerja melalui sektor agrikulturnya.

Sektor agrikultur di Indonesia memiliki posisi yang tak tertandingi dalam perekonomian dan memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia di masa depan.

Sementara itu, Thailand telah melakukan percepatan rencana transformasi digital nasional untuk industri pangan dan pertanian dalam beberapa tahun terakhir dengan memfokuskan pada big data, smart agriculture, e-commerce, dan peningkatan agribisnis.

“AFTEA digelar untuk menginspirasi para pemangku kepentingan dan memberdayakan mereka untuk membuat keputusan yang tepat, serta membantu mempercepat kolaborasi, peluang, dan solusi sebagai sebuah kawasan,” ujar Wendy Chng Petit.

         Di pameran sebelumnya, imbuhnya, AFTEA berhasil menghadirkan lebih dari 6.000 pengunjung dari 66 negara, dan 163 peserta pameran dari 24 negara dengan 9 paviliun nasional dari Kanada, Prancis, Jerman, Indonesia, Israel, Republik Korea, Singapura, Belanda dan Inggris. ***

Sukris Priatmo

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media