ASN di Bandung Nekat Mudik? Siap-siap TKD Dipotong 50 Persen!

Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan (PKAP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Wawan.

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan pengawasan ketat terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nekat mudik pada Idul Fitri mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

“Ada sanksi tegas menunggu ASN yang memaksa kegiatan mudik,” kata Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan (PKAP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Wawan, Kamis (29/4). 

Dijelaskan dia, ada tiga bentuk teguran bagi ASN Kota Bandung yang nantinya melakukan pelanggaran. Teguran tersebut meliputi, teguran lisan, tertulis dan pernyataan tidak puas.

“Dan itu akan dikeluarkan masing-masing perangkat daerah. Nanti kita menerima, baru melakukan penindakan. Untuk teguran lisan dan tertulis, itu bisa pemotongan TKD 50 persen selama satu bulan, kalau pernyataan tidak puas itu selama tiga bulan,” ucapnya. 

Meski begitu, BKPSDM tidak bisa bekerja sendiri dalam memberlakukan sanksi. Sanksi yang diberikan kepada ASN, merupakan hasil dari laporan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.‎
‎”Di Kota Bandung sudah diterbitkan surat edaran oleh pak Sekda, dan telah didistribusikan. Jadi itu adalah laporan dari kepala perangkat daerah. Mereka akan melakukan monitoring dan pengawasan. Nanti diserahkan kepada kita. Baru kita tindak,” ujar dia. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp