Friday, 19 April 2024

Search

Friday, 19 April 2024

Search

Arsenal Tampil Gemilang Kalahkan Newcastle

Pemain Arsenal saat mengalahkan Newcastle United.

LONDON – Arsenal mengalahkan Newcastle United dengan skor 4-1 dalam lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, Minggu (25/2) dinihari WIB. Arsenal masih di posisi ketiga untuk terus menempel Liverpool dan Manchester City. Newcastle di urutan kedelapan dengan 37 angka.

The Gunners memimpin 2-0 di babak pertama lewat bunuh diri Sven Botman dan gol Kai Havertz. Dua gol lainnya di tambah Arsenal selepas turun minum lewat Bukayo Saka dan Jakub Kiwior. Newcastle mencetak gol hiburan melalui Joe Willock.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta memberikan pujian bagi penampilan skuadnya. “Saya sangat puas dengan penampilan tim kami saat menghadapi tim Newcastle yang sangat bagus. Para pemain tampil sangat bagus, sangat agresif dan kami pantas memenangkan pertandingan. Newcastle memiliki banyak sumber daya untuk menciptakan masalah, tetapi kami melanjutkan dengan cara yang sama, kami mempertahankan ritme kami dan itu menyenangkan untuk menyaksikan tim bermain,” kata Arteta kepada BBC Match of the Day.

Namun ia menyebutkan, timnya akan terus berkembang dari waktu ke waktu. “Kami sangat bahagia, kami harus terus melakukan banyak hal dengan baik. Masih ada beberapa hal yang dapat kami lakukan dengan lebih baik dan kami membawa pemain-pemain besar kembali dari cedera, jadi itu adalah dorongan besar. Saat menghadapi Porto, kami bermain dengan bola, tetapi tidak tanpa bola. Itu adalah pelajaran besar dan Anda belajar banyak dari momen-momen tersebut,” ujar Arteta.

Meriam London pun tercatat selalu menang dalam enam laga Premier League 2024. Bukan hanya sapu bersih yang dilakukan Arsenal, tim asal London itu juga mencetak 25 gol dan cuma kebobolan tiga kali dari total enam laga. “Penting untuk memenangkan pertandingan. Kami harus memberikan tekanan pada Liverpool dan Man City dan itulah yang akan kami lakukan,” kata striker Kai Havertz kepada TNT Sports.

Arsenal selalu mendapatkan dukungan ekstra dari para suporter saat bermain kandang. Suara-suara berisik dari suporter membuat Havertz cs makin termotivasi. “Selalu menyenangkan bermain di sini (Emirates). Para suporter memberi kami begitu banyak energi yang sangat penting bagi kami – itu memberi kami dorongan besar,” ungkap pria asal Jerman itu.

Khusus bagi Bukayo Saka, ia pun menyamai aksi legenda Arsenal Ian Wright pada tahun 1994. Ini merupakan golnya yang ke-16 di seluruh kompetisi bersama Arsenal musim ini. Pesepakbola Inggris 22 tahun itu pun mencatatkan musim tersuburnya bersama the Gunners, melebihi 15 gol Saka musim lalu.

Opta mencatat , ada sebuah pencapaian lain yang ditorehkan Saka berkaitan dengan rentetan golnya. Gol ke gawang Newcastle sudah bikin Saka kini rutin bikin gol di dalam lima penampilan terakhirnya di partai Premier League. Sejak Wright melakukannya pada September-November 1994, baru kali ini lagi ada seorang pesepakbola asal Inggris yang mampu rutin mencetak gol di dalam lima laga beruntun Premier League buat Arsenal.

Gelandang Arsenal Jorginho pun ditanya rahasia di balik peningkatan performa timnya. “Rahasia. Bercanda! Saya kira kami cuma terus kerja keras karena pada akhirnya kami dulu menciptakan peluang tapi mungkin tidak menuntaskannya. Lalu sesuatu lebih ngeklik, koneksi antarpemain, dengan para staf, fans, rasanya luar biasa dan kemudian semua berjalan lancar. Atmosfer di Emirates, dan ada di sini itu menyenangkan. Kami tampil dan mengeluarkan yang terbaik. Kami kerja keras dan kemudian kami menikmati perjalanan ini bersama-sama,” kata Jorginho.

Sementara  manajer Newcastle United, Eddie Howe,mengakuibahwa penampilan Arsenal jauh lebih baik ketimbang timnya.  “Di babak pertama kami tidak menjadi diri kami sendiri. Babak kedua jauh lebih baik hingga gol ketiga yang membuat kami tersungkur. Mereka tampil sangat baik, kami tidak dan kami dihukum. Kami tidak fokus pada sebagian besar aspek permainan, kami tidak melakukan hal-hal mendasar dengan benar,” ujar Howe kepada TNT Sports.

Ia pun akan mengevaluasi jalannya laga itu sehingga bisa menjadi masukan untuk laga-laga selanjutnya. “Saya perlu melihatnya lagi.  Kami tidak berada di tempat yang seharusnya, baik itu secara psikologis maupun teknis. Kami harus kembali bangkit untuk laga-laga selanjutnya,” kata Howe.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media