Monday, 26 February 2024

Search

Monday, 26 February 2024

Search

Arsenal Menang Dramatis di Kandang Luton Town

Selebrasi Declan Rice usai menentukan kemenangan Arsenal atas Luton Town.

LUTON – Drama tujuh gol terjadi dalam laga Luton Town kontra Arsenal.  Berlaga di Kenilworth Road pada laga lanjutan Liga Inggris, Rabu (6/12) dinihari WIB, Arsenal menang 4-3.

 Tim tamu unggul dulu di menit ke-20 lewat Gabriel Martinelli. Gabriel Osho kemudian mampu menyetarakan angka di menit ke-25. Arsenal bisa menutup babak pertama dengan keadaan memimpin setelah Gabriel Jesus bikin gol di menit ke-45.

Pada babak kedua, Luton bisa balik memimpin setelah Elijah Adebayo bikin gol di menit ke-49 serta Ross Barkley menggetarkan jala Meriam London pada menit ke-57.

Namun kedudukan kembali imbang usai Kai Havertz mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60. Ketika laga sepertinya bakal berakhir imbang, Declan Rice muncul sebagai pahlawan Arsenal berkat golnya di menit ke-90+6.

Manajer Arsenal Mikel Arteta sangat gembira dengan kemenangan timnya di markas Luton Town. Ia puas dengan daya juang  skuadnya. “Saya sangat menikmati laga ini, terutama bagian akhir. Hal yang luar biasa tentang sepakbola, emosi dan momen yang Anda jalani bersama banyak orang. Malam yang istimewa,” kata Arteta kepada BBC Sport.

Arteta juga memuji atmoser di stadion tim tuan rumah. Dia pun mengapresiasi cara bermain tim lawan. “Penghargaan untuk Luton atas atmosfer luar biasa yang mereka ciptakan, cara mereka bermain, cara mereka dilatih, mereka membuat hidup kami sangat sulit, namun kami berhasil meraih kemenangan. Ketahanan, karakter dan kualitas yang ditunjukkan tim, dan betapa kami menginginkannya, itu luar biasa,” kata Arteta.

Bek Arsenal, Ben White menilai kunci keberhasilan timnya meraih tiga angka di laga ini adalah keyakinan untuk bisa meraih kemenangan. Meriam London tetap percaya bisa menang meski laga sudah memasuki masa injury time.

“Itu adalah pertandingan yang luar biasa untuk semua orang yang menontonnya di rumah. Sungguh menakjubkan bisa mendapatkannya di menit-menit terakhir, tiga poin adalah yang terpenting,” ujar Rice dikutip dari situs Arsenal.

Maka dari itu, Arsenal terus menggempur lini pertahanan Luton. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil lewat sundulan Rice. “Sebanyak mungkin pertandingan yang bisa kami menangkan, pada akhirnya akan membantu kami. Saya pikir semua orang masih percaya dan mungkin itulah sebabnya kami berhasil mendapatkannya pada akhirnya,” jelasnya.

Kemenangan dramatis atas Luton Town turut menandai berakhirnya sebuah penantian panjang Arsenal. Ini pertama kalinya mereka menang di markas Luton sejak Januari 1984 setelah 10 laga, alias nyaris 40 tahun silam.

Berakhirnya puasa itu juga diraih dengan cara yang dramatis dan layak dikenang. Sebuah gol di kesempatan terakhir pertandingan, yang dicatat Opta sebagai gol tandang Arsenal paling ‘telat’ di Premier League.

“Luton itu tim top. Mereka tidak bisa dianggap enteng di liga ini karena kualitas yang mereka miliki. Mereka membuat kami membayar di bola-bola mati. Momen gol itu adalah momen-momen yang bisa Anda kenang. Laga yang sengit. Bisa mencetak gol kemenangan itu sebuah kehormatan,” kata Declan Rice kepada Amazon Prime dikutip BBC.

Hasil itu membuat Arsenal memastikan diri masih ada di puncak klasemen Liga Inggris pada pekan ke-15. Posisi teratas diduduki Arsenal sejak pekan ke-13. Arsenal tentu mau membuka puasa gelar Liga Inggris, yang terakhir kali didapat pada musim 2003/2004. Arsenal sebetulnya punya peluang kembali juara pada musim lalu.

Harapan itu lenyap mendekat pekan-pekan terakhir Liga Inggris 2022/2023. Setelah memimpin klasemen selama 27 kali, Arsenal disusul Manchester City dan gagal menjadi juara.

Arsenal masih punya empat pertandingan sisa untuk menutup putaran pertama. Seluruh tim yang dihadapi tidaklah mudah, yakni Aston Villa, Brighton, Liverpool dan West Ham United. Posisi Arsenal di puncak klasemen bisa saja goyah andai dari salah satu laga itu gagal meraih kemenangan.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media