International Media

Minggu, 2 Oktober 2022

Minggu, 2 Oktober 2022

Arsenal Menambah Derita Chelsea

Eddie Nketiah (kanan) saat berebut bola dengan Andreas Bødtker Christensen. (Foto: AFP)

JAKARTA – Arsenal sukses mempermalukan tuan rumah Chelsea dengan skor 4-2 dalam lanjutan Liga Inggris yang berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (21/4) dinihari WIB.

Eddie Nketiah memanfaatkan kesalahan Chelsea dan mencetak gol pada menit ke-13. Chelsea membalas empat menit kemudian, dari peluang yang juga diawali kesalahan Arsenal lewat Timo Werner.

Tim tamu kembali memimpin pada menit ke-27 melalui Emile Smith Rowe dari serangan balik. Keunggulan itu sirna pada menit ke-32, saat Cesar Azpilicueta mencetak gol balasan.

Chelsea mencoba mendesak Arsenal di babak kedua, tapi malah kebobolan dua gol. Nketiah mencetak gol keduanya pada menit ke-57, disusul penalti Bukayo Saka pada menit ke-92.

Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengakui bahwa sebelum laga ia menanamkan motivasi kepada Bukayo Saka dan kawan-kawan. Ia menyebut jika ingin tampil di Liga Champions 2022-2023, skuad Arsenal mesti tampil mati-matian melawan Chelsea.

“Saya berkata kepada mereka jika Anda ingin bermain Liga Champions, Anda harus datang ke tahap besar ini dan mengalahkan tim-tim top,” ucap Arteta, dilansir dari Football London.

Arteta pun senang bukan main dengan hasil ini. “Kami telah melakukannya dan saya sangat bangga dengan para pemain. Tetapi, saya lebih bangga dengan bagaimana pemain bereaksi terhadap setiap kekalahan selama beberapa minggu terakhir. Tidak hanya para pemain, tetapi sebagai staf dan klub dan itulah yang menguatkan saya dan mengingatkan saya betapa beruntungnya saya berada di sini,”  ujar manajer asal Spanyol itu.

Arsenal kini langsung membidik Manchester United jadi korban berikutnya. Laga kontra MU bakal krusial untuk perebutan tiket ke Liga Champions. Mereka akan menjamu MU di Emirates Stadium dalam laga penting dalam perebutan tiket ke Liga Champions.

“Jika Anda ingin berada di sana, Anda harus memenangkan beberapa pertandingan dan  kini kepercayaan diri dan energi merupakan motivasi besar. Ini menarik bagi kami dan kami tahu tantangannya dan betapa sulitnya itu. Kami akan melawan MU (pada hari Sabtu) dan saatnya untuk mempersiapkan pertandingan itu,”  ujarnya.

Ada yang disorot dari laga itu yakni terkait penalti   Bukayo Saka.  Penalti diberikan wasit setelah menilai Azpilicueta mendorong Saka hingga terjatuh. Sementara bek Chelsea itu berdalih Saka juga berperan menariknya.

Protes Azpilicueta turut memicu kericuhan dengan pemain-pemain Arsenal. Ia pada akhirnya dikartu kuning wasit, bersamaan dengan Gabriel Magalhaes. “Tentu saja dia bakal marah dengan saya, tapi ya begitu keputusannya. Itu penalti,” kata Saka kepada Sky Sports.

Hasil ini krusial buat Arsenal dalam misi mengejar empat besar. Apalagi sebelumnya tim besutan Mikel Arteta itu menelan tiga kekalahan beruntun. “Kami ingin memberikan para suporter sesuatu agar mereka percaya dengan kami dan kami melakukannya. Kami menunjukkan perlawanan dan karakter. Ini hasil yang sangat besar, sangat berarti buat kami. Kalah tiga kali beruntun itu sangat sulit,”  tambah Saka.

Sementara manajer Chelsea Thomas Tuchel percaya,  timnya justru memudahkan langkah Arsenal untuk menang. Padahal Chelsea sedang dalam momentum bagus menuju laga ini, usai memetik tiga kemenangan beruntun.

“Ini sangat sulit. Tidak sedikit pun dekat dengan kualitas tiga pertandingan terakhir dan kalau kualitas itu tak ada, Anda bisa kalah dari siapa pun. Kami tidak puas. Kami sekarang punya tiga kekalahan kandang dengan jumlah kesalahan yang luar biasa. Kami perlu menemukan solusi. Saya tak punya itu saat ini,”  kata Tuchel dikutip BBC

Sebelumnya, Timo Werner dkk. dikalahkan Real Madrid dan Brentford. Chelsea kebobolan minimal tiga gol di setiap pertandingan. Mereka kalah 1-4 dari Brentford dan 1-3 dari Real Madrid.

“Sepenuhnya tanggung jawab kami. Jumlah kesalahan individu yang tidak bisa Anda atasi. Anda tidak boleh memberikan tiga gol begitu saja. Saya benci kalah dan kalah tiga kali di kandang tidak bisa diterima. Saya tidak tertarik untuk memuji atau mengkritik individu kali ini setelah penampilan seperti ini,” kata Tuchel.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga