Jumat, 9 Desember 2022

Jumat, 9 Desember 2022

Arsenal Lakoni Laga Berat Kontra Hotspur

LONDON – Laga big match Liga Inggris akhir pekan ini menyajikan Arsenal kontra Tottenham Hotspur. Jelang laga ini,  kabar kurang menggembirakan menghantui The Gunners, di mana  skuadnya lagi diterpa badai cedera. Itu artinya tuan rumah bakal menghadapi laga berat.

Laga derby London  itu berlangsung di Emirates Stadium, Sabtu (1/10) malam WIB. Arsenal saat ini masih puncaki klasemen Liga Inggris dengan 18 poin dari tujuh laga. Tottenham Hotspur di peringkat ketiga dengan 17 poin.

Maka laga nanti, tiga poin akan terasa begitu berharga. The Gunners bisa perjauh keunggulan, atau The Lilywhites bisa membalapnya.

Sebagaimana dilansir dari Mirror, banyak pemain The Gunners yang dihantam cedera.  Elneny dan Emile Smith Rowe sudah absen dalam beberapa laga terakhir dan masih dalam pemulihan. Oleksandr Zinchenko mulai pulih tapi kondisinya terus dipantau.

Bek kiri pelapis Zinchenko, Kieran Tierney juga baru kena cedera sehabis benturan kepala kala memperkuat Timnas Skotlandia di UEFA Nations League.

Martin Odegaard dan Ben White juga terus berjuang untuk kembali bugar. Thomas Partey yang baru memperkuat Ghana, dikabarkan ada masalah pada lututnya. Kalau sampai Partey tak bermain, The Gunners akan dalam masalah.

Partey sudah bermain dalam empat pertandingan di Liga Inggris musim ini. Peran Partey cukup krusial untuk Arsenal dalam pertahanan. Dalam situs resmi Liga Inggris, Partey sudah membukukan 10 tackle dengan rasio kesuksesan 80 persen.

Eks pemain MU, Mikael Silvestre, yang menilai bahwa Arsenal akan ada dalam masalah kalau Partey sampai absen. Partey tangguh secara fisik hingga penting untuk Arsenal.

“Dia (Thomas Partey) adalah kepingan besar puzzle untuk Mikel Arteta. Arsenal menunjukkan mereka langsung mempunyai beban kalau Xhaka atau Partey cedera. Mereka mempunyai kekurangan fisik, jadi itu bisa menjadi masalah musim ini,” kata Silvestre di Mirror.

Ia mengatakan, Partey selalu menunjukkan performa  dalam setiap laga. “Partey menunjukkan bahwa dia bagus saat menguasai bola. Dia mempunyai fisik yang dibutuhkan yang dibutuhkan di barisan gelandang, dia melakukan challenge. Jadi, kalau dia tidak bermain, itu menjadi masalah untuk Arsenal,” ujarnya.

Tottenham Hotspur sedikit lebih unggul daripada Arsenal dalam tujuh pertemuan terakhir. The Lilywhites menang 3 kali, kalah 2 kali, dan imbang 2 kali.

Bomber Tottenham, Harry Kane, punya rekor mentereng selama menghadapi Arsenal. Dia sudah 13 kali membobol gawang The Gunners dari 15 pertemuan, menjadikannya sebagai top skor Derby London Utara sepanjang masa.

Kane juga dalam performa mantap sejak kompetisi 2022/2023 bergulir. Kapten Timnas Inggris itu membukukan enam gol dari tujuh pertandingan di Premier League.

Kane sukses memberondong dua gol dalam Derby London Utara terakhir pada Mei lalu. Tottenham menang 3-0, sekaligus mengubur mimpi Arsenal lolos ke Liga Champions.

Namun Arsenal tetap memiliki Gabriel Jesus yang begitu membara dengan performanya. Dia dipastikan memberikan tekanan dan menjadi momok mematikan di sektor pertahanan Tottenham.

Eks pemain Arsenal, William Gallas, yang menilai bahwa peluang untuk menang kedua tim sama besar. “Bagi saya, 50-50 untuk saat ini, bahkan jika Arsenal ada di puncak klasemen dan sudah memulai musim dengan sangat baik.  Mereka sudah gagal di Old Trafford, tapi mereka masih ada di puncak klasemen. Tottenham ada di posisi bagus, bahkan kalau mereka tak sedang memainkan sepakbola terbaik, mereka masih meraih hasil bagus. Mereka memainkan gaya main sepakbola Italia, itu tak enak ditonton tapi saya pikir sangat sulit untuk melawan Tottenham,” kata Gallas di TalkSport.

Walau demikian Gallas lebih menjagokan Arsenal bisa bersaing meraih gelar Liga Inggris ketimbang Tottenham Hotspur. Ini karena Arsenal tak main di Liga Champions.
Sementara, Tottenham harus bersaing ketat di Liga Champions. Arteta lebih punya kesempatan untuk merotasi skuadnya.

“Saya pikir Arsenal memiliki peluang yang lebih baik untuk bersaing memperebutkan gelar daripada Tottenham karena musim ini mereka tidak bermain di Liga Champions, dan saya pikir mereka harus fokus pada gelar,” ujar Gallas.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga