International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Anies : Yang Disebarkan Bjorka Tidak Sepenuhnya Benar

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

KEBON SIRIH (IM)—Belakangan ini, Indonesia dihebohkan dengan ulah hacker Bjorka yang terlibat dalam kasus kebocaran data.

         Bjorka telah membagikan data sensitif sejak akhir Agustus hingga awal September.

         Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun angkat bicara mengenai data pribadinya yang dibocorkan oleh hacker Bjorka.

Anies mengatakan data yang disebarkan oleh Bjorka tidak sepenuhnya benar.

“NIK-nya salah. Nomor HP-nya juga salah. Itu enggak tahu saya, (Bjorka) ngambil datanya dari mana. Kebanyakan salah itu data-datanya,” ujarnya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/9).

Pihak Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika RI) telah melakukan penelusuran lebih lanjut atas kasus ini.

Dari beberapa kasus kebocoran data yang melibatkan Bjorka, Kominfo sudah merespons bahwa kesalahan bukan dari sistem internal.

Bjorka sendiri merupakan seorang anggota forum diskusi online “Breached Forums”, yang memiliki alamat “breached.to”.

Bjorka awalnya membagikan data sensitif milik warga Indonesia di forum tersebut. Data sensitif itu meliputi nomor KTP, nomor KK, nomor telepon, dan sebagainya.

Bjorka mengklaim memperoleh data tersebut dari berbagai sumber, misal operator internet Indihome, KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan proses registrasi kartu SIM (SIM card).

Tak lama setelah membagikan data sensitif warga Indonesia di Breached Forums, Bjorka lantas memperluas aksinya dengan model dan media yang berbeda.

Terbaru, Bjorka tak lagi membagikan data sensitif warga Indonesia, tapi melakukan doxing (menyebarkan data pribadi seseorang untuk menyerangnya) ke sejumlah pejabat publik, seperti Johnny G Plate, Puan Maharani, Anies Baswedan, dan lainnya.

Aksi doxing pejabat publik itu dilakukan lewat grup Telegram. Setelah membagikan data pribadi para pejabat di Telegram, Bjorka lantas mengirim pesan ke pejabat terkait lewat akun Twitter miliknya. atm

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga