Jumat, 9 Desember 2022

Jumat, 9 Desember 2022

Anies Jadi Capres Nasdem, Wagub Riza: Biasa Saja, Hubungan Tetap Baik

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) berbincang dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (kanan).

JAKARTA- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan tetap menjaga hubungan baik dengan Gubernur DKI, Anies Baswedan meski orang nomor satu di DKI itu dideklarasikan sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilu 2024. Partai Nasdem telah mendeklarasikan Anies sebagai bakal capres.

“Jadi biasa saja, hubungan (tetap) baik. Tidak ada masalah,” kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (4/10).

Menurut dia, merupakan hak partai politik untuk mengusung calon presiden yang maju pada Pilpres 2024. Sebagai kader partai Gerindra yang saat ini menjadi ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Riza akan memperjuangkan untuk mengusung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Meski berbeda partai, keduanya masih sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI. Riza menyatakan ia dan Anies akan tetap menyelesaikan tugas dan menjalankan program kerja hingga pensiun pada 16 Oktober 2022.

“Beliau sebagai gubernur, saya sebagai wakil gubernur, melaksanakan tugas sesuai dengan RPJMD yang ada,” ucap Riza.

Ia pun tidak mempermasalahkan ketika partai NasDem mendeklarasikan Anies meski saat ini masih aktif sebagai Gubernur DKI atau pejabat negara. “Itu kan hak partai, mau kapan saja mendeklarasikan calon itu hak partai, semua partai politik punya hak untuk mendeklarasikan. Partai kami kan juga sudah duluan di Rapimnas kemarin,” ungkap Riza.

Riza pun yakin, Anies tidak mencampuradukkan kepentingan Pilpres dengan sisa tugas di DKI Jakarta. “Saya kira pak gubernur, Pak Anies memahami, selama ini kan tidak mencampuradukkan urusan DKI dengan urusan politik, urusan pencapresan. Pak Anies sudah mengertilah,” tutur pria biasa disapa Ariza itu. Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria akan mengakhiri masa tugas sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI pada 16 Oktober 2022. Selama masa kekosongan jabatan hingga 2024, Presiden Joko Widodo akan mengumumkan penjabat gubernur DKI yang akan menjalankan roda pemerintahan sementara. ***

Prayan Purba

Komentar

Baca juga