Thursday, 18 April 2024

Search

Thursday, 18 April 2024

Search

Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Habis untuk Rapat Kementerian di Hotel  

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas.

JAKARTA  – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas mengungkap bahwa anggaran penanganan kemiskinan yang hampir mencapai Rp 500 triliun justru tak terserap ke rakyat miskin.

Ironismya, anggaran itu justru habis buat membiayai kegiatan rapat dan studi banding di hotel oleh berbagai kegiatan kementerian/lembaga.

Azwar mengaku sudah melaporkan hal itu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Azwar Anas mengaku miris setelah mengetahui anggaran penanganan kemiskinan yang jumlahnya hampir mencapai Rp 500 triliun justru tak terserap ke rakyat miskin. Anggaran tersebut justru habis untuk berbagai kegiatan kementerian/lembaga, seperti rapat dan studi banding di hotel.

“Jangan sampai seperti kemarin saya sudah lapor ke Pak Presiden, hampir Rp 500 triliun anggaran kita untuk anggaran kemiskinan yang tersebar di kementerian/lembaga, tetapi ini tidak in line dengan target prioritas bapak presiden. Karena kementerian/lembaga sibuk dengan urusan masing-masing,” kata Azwar dalam Sosialisasi Permen PAN-RB No. 1/2023 tentang Jabatan Fungsional di Jakarta, Jumat (27/1), dikutip tayangan Youtube Kementerian PAN-RB.

Azwar mengingatkan pentingnya kementerian/lembaga menggunakan anggaran kemiskinan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Ia mewanti-wanti agar anggaran tersebut tidak habis digunakan hanya untuk keperluan perjalanan dinas.

“Saudara sekalian, kalau tidak, ke depan ini akan berulang terus, programnya kemiskinan, tapi banyak terserap di studi banding kemiskinan,” jelasnya.

“Ya, banyak rapat-rapat tentang kemiskinan, ini saya ulangi lagi menirukan bapak presiden, banyak untuk program-program yang terkait dengan studi-studi dokumentasi tentang kemiskinan sehingga dampaknya kurang,” katanya menambahkan.

Mririsnya lagi, kata Azwar, ada kementerian/lembaga yang menggelar pertemuan atau konsultasi menggunakan jasa konsultan. Hal itu dinilai justru menghabiskan anggaran yang semestinya digunakan untuk pengentasan kemiskinan.

Sebelumnya, Azwar pernah mengungkapkan anggaran penanganan kemiskinan oleh pemerintah mencapai hampir Rp 500 triliun. Namun, kata Azwar, dengan anggaran sebesar itu kemiskinan hanya turun 0,6 persen.

Hal ini disampaikan Azwar dsaat memaparkan dalam acara Peluncuran Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2022 di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Anggaran hampir Rp 500 triliun penanganan kemiskinan, tapi hanya mampu menurunkan kemiskinan 0,6 persen,” katanya di KPK, Rabu 14 Desember 2022 lalu. ***

Osmar Siahaan

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media