Saturday, 13 July 2024

Search

Saturday, 13 July 2024

Search

Amman Raih Laba US$118,8 Juta

JAKARTA – PT Amman Mineral Internasional Tbk (“AMMN”)  meraih laba bersih US$118,8 juta atau sekitar Rp1,83 triliun pada semester I/2023. Keberhasilan tersebut diraih kendati mengalami dua kendala dari faktor eksternal, yaitu curah hujan tinggi dan pemberian izin ekspor yang tertunda.

“Selama hampir tujuh bulan dari Oktober 2022 hingga April 2023, lokasi tambang perusahaan mengalami curah hujan yang tinggi, hampir dua kali lipat rata-rata tahunan historis, sehingga menyebabkan tertundanya penambangan bijih segar dari Fase 7,” kata Direktur Utama AMMN Alexander Ramlie dalam keterangan tertulis, di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (4/10).

Adanya kendala itu membuat operasional AMMN dialihkan ke proses pengupasan batuan penutup Fase 8 guna mempercepat akses menuju bijih segar Fase 8 dari jadwal yang direncanakan. AMMN juga tidak bisa melakukan penjualan konsentrat karena pemberian izin ekspor yang tertunda mulai 1 April-24 Juli 2023.

Meski demikian, kata dia lagi, persediaan konsentrat selama empat bulan tersebut berhasil dijual dalam waktu enam minggu saja sejak mendapat izin ekspor pada Juli 2023. “Perusahaan menargetkan produksi tembaga 337 juta pon naik 23 persen dibanding target sebelum IPO (Initial Public Offering). Sementara untuk produksi emas ditargetkan mencapai 529 kilo ons lebih tinggi 42 persen dibanding target sebelum IPO,” ujar Alexander.

Manajemen perusahaan turut menyampaikan kondisi sumber daya tambang dan reserves (cadangan), di mana selama 23 tahun beroperasi, tambang Batu Hijau di Nusa Tenggara Barat telah berhasil menghasilkan 9.358 juta pon tembaga dan 9,5 juta ons emas.

Cadangan Batu Hijau yang tersisa masih sangat besar, yaitu 6.609 juta pon tembaga atau setara 71 persen dari tembaga yang telah dihasilkan di masa lalu. “Batu Hijau masih memiliki begitu banyak potensi dari cadangannya, belum lagi sumber dayanya. Di samping kami juga melanjutkan eksplorasi di proyek Elang yang studi kelayakannya akan selesai pada tahun 2024,”  tandasnya.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media