Ambisi Besar Manchester City Ternoda

Laga Manchester City kontra Chelsea. (foto ist)

LONDON – Ambisi besar Manchester City untuk meraih empat gelar (quadruple) musim ini kandas. Hal itu lantaran mereka gagal ke final Piala FA usai disingkirkan Chelsea di babak semifinal, dalam laga yang berlangsung di Wembley Stadium, Sabtu (17/4) malam WIB. City kalah 0-1, akibat gol Hakim Ziyech.

Dalam laga itu, manajer Pep Guardiola melakukan rotasi termasuk menurunkan kiper cadangan Zack Steffen dan menyimpan Ilkay Guendogan. Keputusan itu dibayar mahal karena City kesulitan menciptakan peluang sepanjang 45 menit pertama.

Mereka bahkan nyaris kebobolan andaikan penyelesaian akhir pemain depan Chelsea lebih baik. Di awal babak kedua, City ketiban sial saat Kevin De Bruyne ditarik keluar karena cedera.

Pertandingan berjalan alot, dengan masing-masing tim mencatatkan tiga peluang on target. City lebih banyak memegang bola, tapi Chelsea lebih bisa memaksimalkan celah yang ada.

“Kami memainkan 15 menit terakhir yang bagus. Kami kesulitan untuk menemukan posisi-posisi di kantung pertahanan Chelsea,. Tim yang bertahan dengan delapan pemain di sepertiga akhir, itu tidak mudah. Dalam pertandingan semacam ini marginnya sangat tipis. Selamat buat mereka, ini laga yang ketat ” ujar Guardiola  kepada BBC.

Gabriel Jesus dan kawan-kawan tinggal masih berharap gelar di tiga kompetisi lainnya yakni Premier League, Piala Liga Inggris dan Liga Champions. Kegagalan City meraih quadruple menjadikan Celtic sebagai satu-satunya tim Eropa yang mampu melakukannya. Dikutip MisterChip, Celtic menjuarai Liga Skotlandia, Piala Skotlandia, Piala Liga Skotlandia, dan Piala Champions berbarengan di tahun 1967.***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp