Amarta Karya Kerja Sama dengan Esco Oil Garap Proyek Migas

Kerja sama PT Amarta Karya (Persero) dengan PT Esco Oil Indonesia. (foto: ist)

JAKARTA – PT Amarta Karya (Persero) atau AMKA melakukan penandatanganan  nota kesepahaman dengan PT Esco Oil Indonesia dalam rangka kerja sama penyediaan jasa konstruksi.

Direktur Utama AMKA Nikolas Agung  menjelaskan, kerja sama ini merupakan implementasi dari kemitraan strategis dalam meningkatkan kinerja AMKA di bidang jasa konstruksi.

“Khususnya dalam proyek-proyek yang akan dilaksanakan oleh ESCO di Indonesia diantaranya Hydrogen Plat di Cilacap, LPG Terminal di Bengkulu, Indramayu, Sibolga dan Batam, TPPI Olefin Plant Complex Development Tuban dan Crude Oil Storage Tank di Cilacap, Lawe-Lawe, Dumai,” kata Nikolas dalam keterangannya, Minggu (2/5).

Dijelaskan Nikolas, kemitraan strategis menjadi salah satu strategi kunci untuk mengkonversi peluang di situasi yang sarat akan tantangan ini. Rencana kerja sama ini merupakan langkah nyata AMKA untuk mengembangkan bisnis agar AMKA semakin berkualitas dan memiliki pengalaman yang lebih baik dalam dunia jasa kontruksi.

“Saya selaku Direktur Utama AMKA sangat bergembira diberi kesempatan untuk dapat bekerja sama dengan perusahaan migas multinasional ESCO dan kami akan melakukan best effort dan best practice agar proyek yg dipercayakan kepada AMKA ini bisa dilaksanakan dengan lancar. Kami pun optimis bahwa dengan strategi perseroan yang sedang kami jalankan saat ini bisa membawa AMKA semakin menjulang tinggi yang dapat diandalkan sehingga mampu memberikan kontribusi yang signifikan untuk Indonesia,” ujar Nikolas.

Sementara Komisaris Utama ESCO Taufik Hidayat mengatakan ESCO akan memulai pekerjaan proyek tahap pertama yang direncanakan tahun ini dengan Badak LNG dan kemudian dilanjutkan dengan proyek Pertamina Cilacap RU IV.

“Ruang lingkup kerja sama jasa konstruksi yang akan dikerjakan oleh AMKA meliputi fondasi, pekerjaan sipil, pekerjaan struktur baja, pekerjaan ME umum (fire fighting, HVAC, Utility piping, power generation system), dermaga & Pelabuhan, bangunan kantor & pabrik,” kata Taufik..

Seperti diketahui, negara-negara seperti Amerika, Uni Emirates Arab dan negara Eropa lainnya sangat ingin berinvestasi di South East Asia. Maka saat ini adalah waktu yang tepat bagi Indonesia untuk meyakinkan para investor asing bahwa berinvestasi di Indonesia sangat kondusif.

“Dalam kurun waktu sekitar 5-6 bulan ini saya mengadakan pertemuan dengan beberapa perusahaan di Indonesia dan menurut saya mereka adalah perusahaan perusahaan yangg sangat berkompeten di bidangnya masing-masing termasuk Amarta Karya, dan saya harap Esco dan AMKA bisa melakukan kerja sama ini dengan baik selama 5 tahun ke depan,” kata Direktur Utama ESCO, Michael John Weeks.***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp