Amarta Karya dan 8 BUMN Konstruksi Bangun Apartemen Pakai Energi Bersih

JAKARTA (IM) – PT Amarta Karya (Persero) (Amka) bersama 8 BUMN konstruksi telah meneken nota kesepahaman dengan PLN dalam rangka mewujudkan energi bersih melalui gerakan kompor induksi di sektor konstruksi pada 31 Maret 2021 lalu. Gerakan ini akan diimplementasikan pada pembangunan Apartemen Modern Kranji.

Peletakan batu pertama (groundreaking) telah dilakukan di Bekasi (8/4). Amka dan Datap Sentosa Developer telah melakukan penandatangan kerja sama sebelumnya. “Kami ingin properti ini bisa menjadi hunian yang nyaman dan investasi yang menjanjikan di masa depan,” kata Direktur Utama Amka Nikolas Agung, Sabtu (10/4).

 Amka juga akan meluncurkan sebuah sistem yang diberi nama Amarta Geospasial Solution, di mana sistem tersebut menerapkan teknologi Building Information Model (BIM). Teknologi BIM merupakan salah satuteknologidi bidang AEC (Architecture, Engineering dan Construction) yang mampu mensimulasikan seluruh informasi di dalam proyek pembangunan ke dalam model 3 dimensi.

“Teknologi BIM dapat membantu pemerintah dalam menambah atau pun mempermudah pengembangan urban city. Kami akan mempelopori teknologi tersebut pada proyek ini, hingga kelak Bekasi akan punya data center untuk pengembangan urban city. Secara kontrak, kami mempunyai waktu 18 bulan untuk menyelesaikan pekerjaan ini. Dan, maksimal dalam kurun waktu 24 bulan, kami akan melakukan serah terima,” ujar Nikolas.

Adapun ruang lingkup pekerjaan Amka dalam proyek ini adalah pekerjaan bidang struktur bangunan, mekanikal, elektrikal, dan penyelesaian bangunan.

Apartemen yang berlokasi di Jalan Pemuda, Kranji Bekasi Barat ini mengusung konsep hunian rumah susun minimalis dengan fasilitas layaknya apartemen menengah ke atas berbasis Internet of Things (IoT). Fasilitas lain yang akan tersedia di apartemen seharga mulai Rp 280 jutaan ini, antara lain pusat belanja, kolam renang, taman, serta fasilitas parkir yang memenuhi standar peraturan pemerintah.

Guna menunjang aktivitas para penghuni, apartemen juga terhubung dengan fasilitas transportasi publik, termasuk akses Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) bisa dicapai dalam 10 menit, Tol Cikunir-Pondok Indah dalam 10 menit, stasiun kereta api Kranji dalam 3 menit, serta stasiun LRT terdekat dalam 15 menit. Sebagai pelengkap kawasan, terdapat fasilitas umum yang ada di sekitar seperti mal, rumah sakit, sarana pendidikan, perkantoran dan sarana olahraga. ***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp