Akan Ada Kasus yang Di-SP3 KPK

Ilustrasi

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, akan ada kasus yang bakal dihentikan penyidikannya atau dengan kata lain lembaga antikorupsi itu bakal mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan (SP3).

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata menyebut, SP3 akan dikeluarkan namun Marwata enggan menyebut secara gamblang kasus yang dimaksud.

“Kemungkinan ada (kasus yang di-SP3) karena setelah kami petakan ada beberapa case yang masih ingat ketika ditetapkan tersangka di tahun 2016 sampai sekarang belum naik juga. Apa alasannya, nanti kita akan minta disisir,” ujar Alexander kepada wartawan, Rabu (3/3).

“Perkara apa, hambatannya gimana, dan apakah dimungkinkan dilanjutkan atau tidak,” tambahnya.

Berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002, KPK dapat menghentikan penyidikan dan penuntutan terhadap perkara yang tidak selesai dalam jangka waktu paling lama dua tahun.

Dari informasi yang dihimpun, KPK nantinya harus menyampaikan secara terbuka kepada publik perihal penghentian penyidikan atau penuntutan suatu kasus. Penghentian penyidikan dan penuntutan pun dapat dicabut oleh pimpinan KPK apabila ditemukan bukti baru yang dapat membatalkan alasan penghentian penyidikan dan penuntutan, atau berdasarkan putusan praperadilan sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp