6 Teroris Penyerang Mako Brimob di Depok Divonis Hukuman Mati

Suasana di depan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, saat terjadi kerusuhan antara polisi dan narapidana terorisme, 9 Mei 2018 lalu.

JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan hukuman mati kepada enam teroris pelaku  penyerangan Mako Brimob Depok pada Mei 2018 lalu.

Staf Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur menyatakan, dalam sidang putusan yang digelar pada Rabu (21/4), keenamnya dinyatakan bersalah karena melakukan tindak pidana terorisme.

“Keenam terdakwa dijatuhi vonis hukuman mati,” kata Staf Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (22/4).

Keenam terdakwa yakni Anang Rachman, Suparman alias Maher, Syawaludin Pakpahan, Suyanto alias Abu Izza, Handoko alias Abu Bukhori, dan Wawan Kurniawan.

 “Keenam terdakwa menerima putusan, dan tidak mengajukan banding,” ujarnya.

Kerusuhan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Kota Depok, Jawa Barat terjadi pada 8 Mei 2018 silam dipicu adanya adu mulut antara tahanan tindak pidana terorisme dengan sejumlah petugas jaga.

Saat satu napi Blok C Mako Brimob Kelapa Dua, Depok tidak terima karena petugas memeriksa makanan titipan dari keluarganya. Kemudian dia menghasut napi lain untuk menyerang petugas. 

Sebanyak lima anggota Polri yang bertugas saat kejadian dan satu narapidana terorisme yang ditahan d Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok tewas dalam kejadian tersebut. Sebagai catatan, MNC Portal tidak menulis nama Staf Humas selaku narasumber karena pertimbangan perlindungan sebagaimana UU Nomor 15 Tahun 2015 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp