2 Karyawati Laporkan Bosnya karena Kerap Lakukan Pelecehan Seksual

Dua Karyawati laporkan bosnya yang kerap lakukan pelecehan seksual ke polisi.

 JAKARTA – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, menangkap JH (47), diduga pelaku pelecehan seksual terhadap dua karyawati di wilayah Ancol, Pademangan.

Wakapolres Metro AKBP Nasriadi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari dua orang warga yakni DF (25) dan EFS (22). Keduanya mengaku jadi korban pelecehan seksual oleh bos tempat mereka bekerja.

“Kita mendengar seluruh cerita yang dialami korban ini selanjutnya Satreskrim PPA melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tersangka,” Kata Nasriadi di Mapolres Metro Jakarta Utara, tadi siang.

Menurut Nasriadi, kedua korban sering dilecehkan oleh pelaku, saat jam kerja.

“Jadi si korban pertama yaitu DF sudah bekerja sejak Maret sampai bulan November dan awalnya bekerja bukan sebagai sekretaris tapi di bagian lain. September sebagai sekretaris. Semenjak itu menjadi korban pelecehan seksual,” ucapnya.

Adapun tersangka adalah adik pemilik perusahaan jasa keuangan (permodalan).

“Pelaku diberi tanggung jawab untuk menjaga perusahaan itu setiap hari. Dan kedua korban merupakan sekretaris pribadinya,” ucap Nasriadi.

Atas perbuatannya, Pelaku JH dijerat dengan pasal 289 dengan ancaman 9 tahun penjara.

“Si tersangka sudah mengakui perbuatannya dan kami masih mendalami apa motif dari tersangka melakukan hal tersebut,” katanya.

Korban EFS mengakubahwa dirinya sudah berulang kali mengalami pelecehan seksual oleh bosnya saat jam kerja.

“Yang pasti tindakan pelecehan seksual yang sangat tidak pantas sekali terhadap saya dan teman saya ini oleh si JH,” kata EFS saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (1/3).

Menurut EFS, JH melancarkan aksinya saat melihat ada waktu dan kesempatan. “Dilakukan saat saya kerja di kantor. Dilakukannya setiap kali ada kesempatan,” jelasnya.

Kuasa hukum korban, Fachri mengatakan bahwa pelecehan ini diduga sudah dilakukan hampir setiap hari, selama 4 bulan kedua korban bekerja di perusahaan tersebut. 

“Sebenarnya kejadian ini yang dibilang klien saya itu nanti sudah tiap hari sebenarnya. Tapi memang begitu ada kesempatan, karena dia baru bekerja 3-4 bulan,” kata Fachri.

Fachri menuturkan bahwa dalam laporan ke Polres Jakarta Utara, pihaknya membawa barang bukti berupa video rekaman aksi pelecehan dan hasil visum serta keterangan saksi. 

“Ini baru tahap laporan, semua nanti kewenangan daripada penyidik. Apa dia nanti akan melakukan penangkapan atau penahanan, sesuai penyidiknya saja,” kata Fachri.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp