16 WNA Asal India Positif Covid-19, Kini Dirawat di RSPI Sulianti Saroso

Sebanyak 32 warga India dideprtasi ke negara asalya, Minggu (25/4)

JAKARTA  – Jajaran Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya semakin memperketat pengawasan terhadap keberadaan sejumlah WNA asal India yang ada di Jakarta semenjak kasus positif Covid-19 di India meningkat drastis dalam beberapa hari terakhir ini.

Saat ini diketahui ada sebanyak 16 WNA India yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso pada Minggu (25/4).

“Tercatat Pasien WN India berjumlah 16 orang terdiri dari 14 orang dewasa dan 2 pasien anak,” ujar Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, Minggu (25/4) pagi.

Ia menjelaskan apabila dari hasil observasi petugas medis kondisi dari WNA asal India tersebut masih dalam kondisi stabil dan baik.

“Kondisinya baik-baik semua. Tidak ada keluhan dan gejala berat. Perlu isolasi sesuai dengan ketentuan pemerintah,” kata Syahril.

Sebagaimana diketahui, WNA asal India yg datang ke Jakarta via Bandara Soekarno Hatta dan sudah di evakuasi ke Hotel Holiday Inn Gajah Mada Jakarta Barat sampai Sabtu (24/4/2021) malam ada sebanyak 126 orang terdiri dari 103 laki-laki dan 23 orang perempuan.

32 WN India Dipulangkan

Pda Minggu (25/4) sebanyak 32 WN India dipulangkan kembali ke negara asalnya. Hal ini sebagai respons atas lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di India.

Sebelumnya, mereka mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada 23 April 2021, menggunakan maskapai Emirates Airlines dari Dubai pada pukul 15:30 WIB. Kedatangan mereka kemudian ditolak oleh pihak Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Sam Fernando mengungkapkan, langkah ini diambil untuk mencegah adanya penularan virus Covid-19 dari negara lain. Hal ini juga sejalan dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi pada 23 April 2021.

“Penolakan masuk ketiga puluh dua warga negara India merupakan langkah antisipatif yang dilakukan oleh Imigrasi Soekarno-Hatta guna mencegah Imported Case Covid-19,” ujar Sam.

Selama menunggu proses pemulangan, 32 warga negara India berada di tempat khusus Terminal 3 kedatangan internasional Soekarno-Hatta dengan pengawasan oleh pihak terkait melibatkan maskapai, aviation security, serta Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Adapun isi dari kebijakan tersebut mengatur tentang penolakan masuk orang asing yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah India dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sebelum masuk wilayah Indonesia serta penangguhan pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara India.   Kebijakan pembatasan masuknya pelaku perjalanan ke wilayah Indonesia bersifat sementara dan akan dievaluasi lebih lanjut menunggu perkembangan situasi dengan tetap berkoordinasi bersama Satgas Covid-19, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp