10 Kamera Tilang Elektronik telah Dipasang di Kabupaten Bekasi

Ilustrasi Kamera ETLE

BEKASI  – Pemerintah Kabupaten Bekasi telah memasang kamera pengawas guna mendukung upaya kepolisian dalam penerapan tilang berbasis elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang akan diberlakukan mulai 17 Maret 20121 mendatang,sekaligus menunjang program ‘Smart City’.

”Kami memasang 10 kamera pengawas untuk mendukung ETLE dan menunjang program Smart City di Kabupaten Bekasi,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Uju, Minggu (7/3).

Rencananya, kamera pengawas dipasang di empat ruas jalan dengan volume kendaraan yang relatif padat. Saat ini sebagian kamera sudah terpasang khususnya di Simpang SGC Cikarang Utara, yang menjadi lokasi pertama penerapan tilang elektronik ini pada pertengahan bulan ini.

Sekarang sudah mulai aktif kameranya, dan yang mengoperasikan langsung kepolisian,” katanya.

Untuk di Simpang Sentra Grosir Cikarang, Jalan RE Martadinata Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara saat ini telah terpasang kamera pengawas dengan posisi telah menyala dan siap beroperasi.

”Di lokasi itu ada dua kamera, satu arah Karawang dan satu lagi mengarah ke Cibitung. Delapan kamera lagi rencananya dipasang di tiga titik lainnya,” ungkapnya.

Tiga titik itu di antaranya Jalan Ki Hajar Dewantara Desa Simpangan Kecamatan Cikarang Utara atau dekat dengan Mapolres Metro Bekasi, Perempatan Kawasan Industri Ejip Desa Sukaresmi Kecamatan Cikarang Selatan, serta simpang arah Perkantoran Pemkab Bekasi di Desa Sukamahi Kecamatan Cikarang Pusat.

”Pemasangan dilakukan tahun ini,” paparnya.

Uju menyebut kamera ‘Electronic Traffic Law Enforcement’ ini sudah dilengkapi teknologi intelegent video analitic sehingga memudahkan melakukan monitoring secara detil dan otomatis. Pusat informasi dan data tilang elektronik ini akan dipantau pihak kepolisian langsung dan pemerintah membantu menyiapkan infrastrukturnya.

Uju memastikan empat ruas jalan yang direncanakan sebagai titik penerapan tilang elektonik susah sesuai mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur yang selalu dipadati kendaraan. Rencananya, dari empat lokasi itu ada juga yang tiga jalur sehingga harus dilengkapi tiga kamera pengawas khusus untuk tilang elektronik.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengatakan, pelanggaran lalu lintas yang dikenakan sanksi tilang elektronik antara lain pelanggaran marka jalan, rambu-rambu lalu lintas, penggunaan helm dan sabuk pengaman, hingga menggunakan telepon genggam saat mengemudi. ”Dengan ETLE kita bisa tertib berlalu lintas,” tegasnya.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp